253 Pencandu Narkoba Di Rehabilitasi BNNP Provinsi Bengkulu

Hukum  RABU, 01 JANUARI 2020 , 07:55:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

253 Pencandu Narkoba Di Rehabilitasi BNNP Provinsi Bengkulu

BNNP Bengkulu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu merilis sebanyak  253 orang yang menjadi korban penyalahguna dan pencandu narkoba yang direhabilitasi oleh BNN Provinsi Bengkulu. Selasa (31/12).

Disampaikan oleh Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Agus Riansyah  saat konferensi pers tahunan belum lama ini bahwa rehabilitasi adalah jalan terbaik dalam penyembuhan korban penyalahguna dan pencandu narkoba.

"Rehabilitasi ini tidak di pungut biaya dan tempat rehabilitasinya juga dibagi-bagi.  Ada yang dirujuk di RSJKO Bengkulu dan ada yang di rujuk rawat inap di Kalianda di Provinsi Lampung,” kata Agus Riansyah kepada RMOLBengkulu belum lama ini.

Dirinya juga menyebutkan sebanyak 240 orang yang direhabilitasi  mendapatkan penanganan rawat jalan dan 1 orang pencandu narkoba di rawat inapkan  di lapas Bengkulu.

"Selain itu ada sebanyak 12 orang yang direhabilitasi oleh Tim Assesmen Terpatu  (TAT) yang merupakan pencandu atau pengguna narkoba berkasus hukum,” sambungnya.

Lalu, mereka yang di rehabilitasi kategori rawat jalan tersebut juga dikenakan wajib lapor sampai korban benar-benar sembuh dan tidak lagi ketergantungan oleh obat-obatan terlarang tersebut.

" Untuk tempat rehabilitasi juga bisa dilukan di Klinik Pratama BNNP Bengkulu dan rawat inap Babes Lido. Khusus untuk yang TAT  tempat rehabilitasinya bisa di lapas atau rutan,” tutup Agus Riansyah. [ogi]


Komentar Pembaca