Jenazah Tak Utuh, Biddokkes Turun Tangan Identifikasi

Nusantara  KAMIS, 26 DESEMBER 2019 , 08:10:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Jenazah Tak Utuh, Biddokkes Turun Tangan Identifikasi

Tim Biddokes Polda Bengkulu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Hingga saat ini, Rabu (25/12) masih ada jenazah korban kecelakaan tunggal bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu-Palembang, belum teridentifikasi lantaran jenazah dalam keadaan tak utuh.

Data terhimpun, ada sebanyak 13 orang mengalami luka-luka, 28 orang meninggal dunia dan 1 orang belum teridentifikasi.

Oleh karenanya, sembilan personil asal Bidang Kedokter dan Kesehatan (Biddokkes) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu, diturunkan dalam mengindentifikasi jenazah korban kecelakan bus yang terjadi di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes RS Bhayangkara Polda Bengkulu ini dikordinir oleh Ipda Siswantoro dan didukung 3 armada ambulance sejak, Rabu (24/12) malam kemarin.

Itupun untuk membantu operasi DVI ante mortem dan post mortem Polda Sumatera Selatan.

Saat ini proses evakuasi korban di sungai masih terus berlanjut. Pasalnya, dari laporan yang masuk ke Pos Ante Mortem 7 orang  dilaporkan masih hilang. Jenazah yang berhasil dievakuasi telah dibawa ke RSUD Pasemah Pagar Alam yang menjadi pusat posko mortem.  Sebagian korban yang berhasil terindentifikasi telah dijemput pihak keluarga untuk dimakamkan ke kampung halamannya. [tmc]

Komentar Pembaca