Balai Benih Padi Dan Palawija Belum Penuhi Target Rp 75 Juta

Daerah  SENIN, 23 DESEMBER 2019 , 08:21:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Balai Benih Padi Dan Palawija Belum Penuhi Target Rp 75 Juta

Balai Benih Padi dan Palawija/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Penutupan tahun anggaran 2019 tinggal menghitung hari. Namun, retribusi Balai Benih Padi dan Palawija milik Pemkab Lebong masih jauh dari target. Belum maksimalnya pengolaan diperkirakan menjadi salah satu kendala.

Padahal, anggaran pengolahan lahan dan Saprodi dengan luas lahan sekitar 2,5 hektare tersebut dibiyai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebong.

Kabid Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rudi Hartono mengatakan, tahun 2019 ini UPTD ditargetkan adanya pemasukan pengelolaan sebesar Rp 75 juta.

Hanya saja, hingga tanggal 20 Desember 2019 mencapai Rp 40.950.000 atau baru mencapai 54 persen dari target.

"Target Rp 75 juta itu meliputi hasil penjualan perikanan, peternakan dan pertanian," ujar Rudi dikonfirmasi, kemarin (22/12) siang.

Untuk pemungutan retribusi sendiri, kata Rudi, menjadi kewenangan Dinas Pertanian dan Perikanan. Lain halnya dengam pihaknya sendiri sebatas pencatatan.

"Berdasarkan hasil evaluasi, terpaksa kedepan bidang pendapatan harus turun ke lapangan melihat kondisi langsung," tambah dia.

Walaupun capaian target masih jauh dari yang diharapkan, namun Rudi berharap pihak balai dapat memenuhi target pendapatan. "Mudah-mudahan ada peningkatan yang signifikan menjelang tahun baru," demikian Rudi. [tmc]



Komentar Pembaca