Anak Sopir Angkot Asal Curup Nekat Gantung Diri

Nusantara  MINGGU, 22 DESEMBER 2019 , 19:51:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Anak Sopir Angkot Asal Curup Nekat Gantung Diri

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Kota Bengkulu kembali digegerkan Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Idata Curup 2 Jurusan Perhotelan ditemukan tewas gantung diri di kosannya.

Data terhimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB di bedengan nomor 5 Jalan Sudirman 1 Kelurahan Pintu Batu Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, Minggu (22/12).

Korban bernama Marlina (16) asal Desa Talang Gambir Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong.

Anak dari Sarito (40) Talang Gambir Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong, yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot.

Korban pertama kali ditemukan 3 orang teman sekamarnya yang sekaligus teman magang korban yang baru pulang dari magang di Hotel Splash.

Ketiganya, itu yakni FW (17) warga Air Putih Curup Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup Selatan, DA (16) warga Taba Mulan Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahian, serta PC (16) warga Air Bang Tengah Kelurahan Air Bang Tengah Kabupaten Rejang Lebong.

Setibanya di kosan ternyata pintu kosan tesebut terkunci dan ketiga orang temannya  berusaha memanggil korban akan tetapi korban tidak menjawab panggilan tersebut.

Kemudian salah satu temannya DA, berinisiatif mendobrak paksa pintu kosan dengan papan kayu yang berada di ujung kosan.

Pada saat pintu terbuka, ketiga orang saksi langsung mencari korban. Saksi 1 kemudian menemukan korban telah terbujur kaku dengan leher terikat sebuah kain (Kain Horneng Warna Merah) di dapur kosan tersebut.

Saat melihat hal tersebut DA langsung memanggil kedua temannya yang sedang berada ruang tengah. Ketiga orang temannya langsung keluar rumah dan memanggil warga sekitar untuk menolong korban.

Belum diketahui penyebab gantung diri tersebut, tapi jasad indriyani telah dibawa oleh pihak kepolisan dan telah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bengkulu untuk dilakukan visum. [ogi]

Komentar Pembaca