Ini Lima Event Utama Visit Wonderfull Bengkulu 2020

Daerah  SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 16:43:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Ini Lima Event Utama Visit Wonderfull Bengkulu 2020

Anzori Tawakal/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Lima event utama visit Wonderfull Bengkulu tahun 2020 akan kembali digelar di Bumi Rafflesia. Hal itu disampaikan dalam rapat finalisasi, Selasa (17/12) di ruang Rapat Rafflesia Kantor Gubernur Bengkulu.

Rapat dipimpin Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Anzori Tawakal. Hadir pula beberapa jajaran Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, serta sejumlah OPD terkait.

Anzori Tawakal dalam sambutannya mengatakan, event-event tersebut dilaksanakan sebagai bentuk promosi Provinsi Bengkulu ke daerah luar, baik nasional maupun internasional.

"Event ini sebagai ajang promosi. Dari segi produk unggulan Bengkulu, wisata dan tentunya juga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat Bengkulu," kata Anzori, Selasa (17/12) kepada RMOLBengkulu.

Ia menyebutkan, ada lima event, di antaranya Sport Tourism Of Bengcoolen, Festival Bumi Rafllesia, Festival Tabut, Fort Malborough Coffe Jazz, dan Festival Pesisir Pantai Panjang.

Kelima event ini nantinya akan diisi dengan konten-konten yang berbeda dan pasti betul-betul siap dari tahun sebelumnya.

"Dengan melibatkan seluruh instansi-instansi tersebut maka event wonderfull 2020 nantinya kita berharap dapat menambahkan pertumbuhan ekonimi dari sisi ekonomi lokal," sambungnya.

Sementara itu, mengevaluasi atas event-event yang telah dilaksanakan di tahun 2019 ini, Anzori Tawakal mengaku ada beberapa hal yang menjadi catatan kecil dan bisa menjadikan bahan pembelajaran di event wonderfull 2020 mendatang

"Tentu dari sisi persiapan harus lebih maksimal, dan dari sisi konten harus lebih menarik sehingga jumlah tamu juga lebih banyak. Dan untuk UMKM bisa menampilkan produk-produk unggulan daerah yang memiliki nilai-nilai ekonomis dan berdampak pada promosi dari sisi wisata maupun ekonomi. Serta kordinasi pihak penyelenggaraan dengan pemerintah daerah harus lebih ditingkatkan lagi," tutup Anzori. [tmc]

Komentar Pembaca