'UU Anti Muslim' Disahkan Pemerintah India

Ekbis  SABTU, 14 DESEMBER 2019 , 07:56:00 WIB | OLEH: REDAKSI

'UU Anti Muslim' Disahkan Pemerintah India

Demonstrasi UU di India/Net

RMOLBengkulu. India dilanda kerusuhan. Ini dampak dari diloloskannya UU Amandemen Warga Negara yang diajukan parlemen, yang dituding anti Muslim India.

Seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, UU Amandemen itu akan membuat warga Muslim India justru akan kehilangan kewarganegaraan tanpa alasan.

Kerusuhan pecah di India Timur, sejumlah demonstran yang menentang UU tersebut bentrok dengan polisi.

UU Amandemen Warga Negara akan memberikan kewarganegaraan pada imigran ilegal non-Muslim dari Afganistan, Bangladesh dan Pakistan.

Partai pendukung di parlemen dan pemerintah berdalih, UU ini merupakan bentuk perlindungan India, pada masyarakat asing yang menjadi korban "penganiayaan agama".

Namun, meski memberikan kewarganegaraan pada imigran non Muslim India, UU ini akan mengharuskan umat Muslim India untuk membuktikan kalau mereka adalah warga negara tersebut.

Sehingga ada kemungkinan, warga Muslim India, justru akan kehilangan kewarganegaraan tanpa alasan. Meski demikia, aturan ini tidak berlaku untuk agama lain, karena ada kejelasan alur dalam UU tersebut.

UU yang menjadi sumber kericuhan merupakan bagian dari agenda nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi. Kelompok Islam, oposisi, kelompok hak asasi manusia menganggap UU itu bertujuan untuk memarginalkan 200 juta Muslim di India.

Amnesty International menyebut UU Amandemen Warga Negara itu bersifat fanatik dan menudingnya sebagai anti Muslim. Lembaga itu  menyerukan agar UU itu segera dicabut.

Amnesty International dengan geram menyebutkan mereka telah benar-benar melanggar kewajiban internasional India.

"Di negara sekuler seperti India, mengabaikan Muslim yang dianiaya dan komunitas lain hanya karena iman mereka, merupakan tindakan yang didasari ketakutan dan fanatisme," kata kelompok-kelompok hak asasi global dalam sebuah pernyataan, mengutip AFP, Sabtu (14/12). [tmc]




Komentar Pembaca
Kerdipan Asabri

Kerdipan Asabri

MINGGU, 19 JANUARI 2020

Suri Teladan Perdamaian

Suri Teladan Perdamaian

MINGGU, 19 JANUARI 2020

Jualan 100 Dolar

Jualan 100 Dolar

SABTU, 18 JANUARI 2020

313 Darwish

313 Darwish

JUM'AT, 17 JANUARI 2020

Di Atas Langit Masih Ada Langit

Di Atas Langit Masih Ada Langit

KAMIS, 16 JANUARI 2020

Catatan 1993: Syarat Jadi Menteri Terbaik
PDIP Datangi Dewas KPK

PDIP Datangi Dewas KPK

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 00:48:00