Bawa Rombongan, Dewan Pertanyakan Faedah Kunker Ke Yogyakarta

Daerah  JUM'AT, 13 DESEMBER 2019 , 00:29:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Bawa Rombongan, Dewan Pertanyakan Faedah Kunker Ke Yogyakarta

Rama Chandra/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Ketua Komisi III DPRD Lebong Rama Chandra, mempertanyakan kunjungan kerja (kunker) besar-besaran mulai dari bupati, sekda, kepala OPD hingga para camat di Yogyakarta.

Menurutnya, kunjungan pemda dengan membawa rombongan itu bukan untuk pertama kalinya digelar. Bahkan, ia mempertanyakan faedah kunjungan kerja tersebut.

"Hampir seluruhnya berangkat. Kunjungan ini apa kepentingannya? Kalau saya dapat info (Pemkab, red) akan menandatangani MoU," ujarnya usai inspeksi mendadak (sidak) di RSUD Lebong, kemarin (12/11).

Dia mengaku, pelaksanaan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dengan Universitas Gajah Mada (UGM), seharusnya melibatkan lembaga legislatif.

"Kalau memang mereka mau melaksanakan MoU, apakah tidak perlu DPRD diikutsertakan? Minimal ada perwakilan ketua dprd lah," ujarnya.

Sedianya, lanjut Chandra, apabila MoU tersebut rampung tentu puncak pelaksanaan tiap program nantinya akan memerlukan suntikan dana dari APBD Lebong.

"Apakah memang kerjasama ini nanti tidak akan menyerap APBD Lebong? Nanti, pasti mereka usulkan anggarannya," tutupnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Lebong, Mustarani saat dikonfirmasi menjelaskan, kunjungan pihaknya ke UGM dalam rangka penandatanganan kerjasama.

"Nanti ada kerjasama bidang pendidikan, pengabdian masyarakat,  pengembangan pertanian, dan pengembangan pariwisata," jelas dia.

Dia menerangkan, keberangkatan seluruh OPD cukup berasalan. Sebab, satu sama lain akan saling berkaitan dalam hal kerjasama tersebut.

"Nanti, akan ditindaklanjuti lagi dengan perjanjian kerjasama kadis atau badan," imbuhnya.

Lebih lanjut, kata sekda, kehadiran para camat dalam rangka bimbingan teknis (bimtek) yang juga kebetulan digelar di daerah yang sama. [tmc]



Komentar Pembaca
PDIP Datangi Dewas KPK

PDIP Datangi Dewas KPK

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 00:48:00