179 Kilometer Jalan Belum Tersentuh Aspal

Daerah  JUM'AT, 06 DESEMBER 2019 , 19:28:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

179 Kilometer Jalan Belum Tersentuh Aspal

Tampak pekerja tengah perbaikan jalan/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) Kabupaten Lebong mengklaim sekitar 179 dari 503 Kilometer jalan di Kabupaten Lebong dalam keadaan rusak berat.

Plt Kadis PUPRP Lebong, Agus Ferdinan melalui Kabid Bina Marga, Dodi Irawan didampingi Kasi Reservasi Jalan dan Jembatan Haris Santoso mengatakan, jalan sepanjang 179 Kilometer dalam keadaan rusak berat.

Sedangkan, yang lainnya mengalami kerusakan sedang 150 kilometer, dan kerusakan ringan sepanjang 10 kilometer.

"Untuk yang rusak berat mencapai 179 kilometer, kemudian rusak sedang 150 kilometer, dan yang mengalami kerusakan ringan mencapai 10 kilometer," ujarnya, Jum'at (6/12).

Dia menjelaskan, klasifikasi rusak berat adalah jalan yang masih bertanah atau belum tersentuh aspal. Kemudian untuk kerusakan sedang adalah jalan berbatuan atau dalam kondisi berkerikil, lalu kerusakan ringan yaitu sudah berhotmix namun terdapat lobang besar dan kecil.

"Jalan kabupaten yang mengalami kerusakan ini tersebar di 12 kecamatan," tambah dia.

Begitu pula dengan jembatan gantung di daerah itu, dimana dari 79 unit 6 titik diantaranya perlu perbaikan khusus.

"Jembatan yang rusak di Kecamatan Pelabai ada dua titik dengan klasifikasi rusak ringan dan berat. Lalu, untuk di Kecamatan Lebong Selatan dua titik, dan Kecamatan Lebong Sakti dua titik," jelas dia.

Dia menambahkan, dana perbaikan jalan provinsi di Lebong yang menjadi tanggungjawab Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, bersumber dari APBD Provinsi dan Lebong.

"Kalau kita mau menunggu Dinas PUPR Provinsi Bengkulu akan memperbaiknya semua jalan akan semakin rusak. Jadi, sinergitas antara provinsi dan kabupaten itu penting," ujarnya

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemprov Bengkulu maupun pemerintah pusat. Bahkan, ia tetap optimis pada tahun 2020 mendatang, alokasikan dana perbaikan jalan dan jembatan di daerah itu akan menjadi prioritas Dinas PUPR Bengkulu maupun Kementrian PUPR.

"Per tahapan akan dilakukan penanganan. Memang untuk menjangkau seluruhnya memerlukan waktu, mengingat keterbatasan anggaran daerah," tuturnya. [tmc]



Komentar Pembaca
PDIP Datangi Dewas KPK

PDIP Datangi Dewas KPK

JUM'AT, 17 JANUARI 2020 , 00:48:00