Pemkab Wacanakan Pilkades Serentak Tahun 2021

Daerah  SENIN, 18 NOVEMBER 2019 , 07:17:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Pemkab Wacanakan Pilkades Serentak Tahun 2021

Mustarani/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kabupaten Lebong diwacanakan akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2021 mendatang. Itupun, apabila Pilkades tahap ketiga tahun 2020 mendatang memang dimundurkan dari jadwal.

Seperti yang disampaikan Sekda Lebong, Mustarani, setidaknya ada 15 desa yang seyogianya melaksanakan Pilkades tahun 2020 mendatang. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Perbup Nomor 47 tahun 2018 tentang Perubahan Atas Perbup nomor 29 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Pilkades Serentak.

"Kalau tidak ada jalan tengah, ya sudah apa boleh kuat kita mundurkan saja. Tapi, tidak akan merugikan semua pihak atau win win solusi lah," ujarnya.

Lebih lanjut, undang-undang nomor 6 tahun 2014 tersebut berbunyi tentang kepala desa dalam kurun waktu enam tahun periode masa jabatan kepala desa ini hanya boleh dilakukan pilkades serentak sebanyak tiga periode.

Hal itu juga di atur di PP 43 tahun 2014 berisi dalam kurun waktu dari pada pemilihan kepala desa dilakukan durasi dua tahunan. Peraturan tersebut juga sudah di tuangkan dalam perda dan perbup. Sedangkan untuk Lebong sendiri memang telah dibangun periodesasi peraturan dengan tiga periode pilkades.

Pertimbangan lain, kata Mustarani, antara rekomendasi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lebong, merekomendasikan Pilkades 2020 ditunda karena adanya gelaran Pilkada.

Lain halnya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong masih menunggu telaah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Di sisi lain, ia mengaku, akhir tahun 2019 ini, dan awal tahun 2020 ada beberapa kepala desa yang akan habis masa jabatannya. Sedangkan, di tahun 2021 nanti turut juga ada beberapa desa kades habis masa jabatannya.

"Di masa kekosongan nanti akan diangkat penjabat desa dan penjabat itu nanti akan menjabat hingga dilaksanakan pilkades. Kalau misalkan jaraknya berdekatan, kenapa tidak diklaksanakan Pilkades serentak tahun 2021,” imbuhnya.

Ditambahkan Mustarani, pengangkatan penjabat desa sendiri akan diangkat dari aparatur sipil negara yang diusulkan oleh Camat, namun tentunya tidak terlepas dari kebijakan kepala daerah. "Paling penting tidak ada masyarakat yang dirugikan," demikian Mustarani. [tmc]



Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:03:00

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 , 09:46:00