Bupati Dan Wabup Tak Hadir, Hujan Interupsi Saat Sidang Paripurna DPRD

Daerah  SABTU, 16 NOVEMBER 2019 , 19:25:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Bupati Dan Wabup Tak Hadir, Hujan Interupsi Saat Sidang Paripurna DPRD

Suasana paripurna DPRD Lebong/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Rapat Paripurna DPRD Lebong dengan agenda Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Lebong terhadap Nota Pengantar Raperda APBD TA 2020 dan Jawaban Eksekutif Terhadap Pandangan Umum Fraksi, Sabtu (16/11), dihujani interupsi.

Pantauan RMOLBengkulu, rapat dibuka Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen. Namun, belum selesai Carles menyampaikan agenda, sidang sudah dihujani interupsi dari anggota dewan.

Sidang paripurna yang dimulai pagi itu ditunda sementara karena tak dihadiri Bupati Lebong, Rosjonsyah dan Wakil Bupati Lebong, Wawan Fernandez, hingga Kepala OPD di lingkungan Pemkab setempat.

Anggota dengan yang menyampaikan interupsi, Asman Mai Dolan, meminta pimpinan memastikan kehadiran pejabat daerah tersebut.

"Mengingat ini adalah pembahasan raperda perlu dipertanyakan kehadiran kepala dan wakil kepala daerah raperda yang akan dibahas ini," kata Ketua Fraksi Demokrat ini dalam interupsinya.

Bahkan, mantan Ketua DPRD Lebong ini meminta paripurna diskor satu jam untuk mengecek keabsahan surat mandat dari Bupati Lebong, Rosjonsyah kepada Sekda Lebong, Mustarani.

"Agenda ini sangat penting. Mereka ini kan sudah menyusun program untuk dijalankan tahun depan, tapi kalau mereka tidak hadir kita justru pertanyakan program yang sudah mereka susun ini," tambah dia.

Tak hanya itu, ia juga meminta Sekda untuk mencatat kehadiran para OPD dalam paripurna dua agenda tersebut. "Kita juga ingin tahun berapa jumlah OPD yang hadir," ucap anggota dewan tiga periode tersebut.

Diketahui, sejumlah anggota DPRD Lebong meminta hal serupa. Mendapat interupsi soal ketidakhadiran pejabat tersebut. Akhirnya, pimpinan sidang mengetuk palu tanda diskor sidang dan disepakati pukul paripurna dimulai dengan catatan pihak eksekutif menghadirkan OPD terkait. Namun demikian, sekira pukul 14.15, sidang paripurna kembali dimulai.

Terpisah, Wakil Bupati Lebong, Wawan Fernandez dikonfirmasi via telepon seluler mengaku, bahwa dirinya tidak pernah mendapat mandat untuk menghadiri paripurna tersebut.

Di sisi lain, ia mengaku tengah kunjungan kerja ke pemerintah pusat perihal kucuran anggaran untuk kabupaten Lebong.

Bahkan, ia menegaskan, tidak adanya komunikasi dari bagian Humas dan Protokoler Pemkab Lebong agar dirinya menggantikan Bupati Lebong, Rosjonsyah dalam kegiatan tersebut.

"Saya tidak tahu dan tidak ada pemberitahuan dari pihak humas. Kalaupun ada informasi dari Humas, pasti saya hadir," singkatnya. [tmc]


Komentar Pembaca