Adik Ipar Bupati Maju Cawabup, Guntur: Saya Sudah Dapat Restu Keluarga

Politik  KAMIS, 14 NOVEMBER 2019 , 11:24:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Adik Ipar Bupati Maju Cawabup, Guntur: Saya Sudah Dapat Restu Keluarga

Guntur saat mengambil formulir/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Bupati Lebong, Rosjonsyah tak lagi bisa ikut di Pilkada Lebong tahun 2020 mendatang. Namun, bursa Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah Lebong semakin menarik.

Setelah, adik ipar Bupati Lebong, yakni Guntur menunjukan keseriusannya untuk mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Kepala Daerah.

Kepala BKPSDM Kabupaten Lebong itu mengambil formulir di DPC Partai Gerindra, Kamis (14/11) siang. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC Partai Gerindra Lebong, Benny Mulyandi.

"Iya dia (Guntur, red) sudah mengambil formulir ke sekretariat DPC Gerindra Lebong. Kemungkinan hari ini juga dia mengembalikan formulir," ujar Benny.

Dikonfirmasi, Guntur mengaku sebagai seorang birokrat, dirinya bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat tanpa harus terjun ke dunia politik.

Namun, beberapa tahun terakhir, suami dari Kadis Pertanian dan Perikanan Lebong, Emi Wati tersebut berubah pikiran. Dengan latar belakang sebagai seorang Birokrat, ia ingin menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui kebijakan politiknya.

"Akhir-akhir ini saya mulai bertemu banyak orang. Tentu, saya sudah dapat restu keluarga dan para sahat," ujarnya.

"Yang jelas, kita ingin menampung aspirasi masyarakat. Kita ingin Lebong lebik baik, baik dari segi sumber daya alam maupun sumber daya manusia," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Guntur menegaskan, jika dirinya siap mundur dari Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk maju Pilkada Lebong.

Kalau tidak ada halangan, hari ini juga dirinya akan mengembalikan formulir pendaftaran bacalon sejumlah parpol. Namun, ia menegaskan hanya fokus mendaftar sebagai wakil calon bupati.

"Ya, saya siap untuk mengabdi menbangun Lebong lebih maju, dan untuk itupula saya siap berhenti dari ASN. Tapi, itu nanti kita lihat kedepan apakah memang aturannya memang harus cuti atau mundur," demikian Guntur. [tmc]

Komentar Pembaca