Dana Pilkada Dipangkas, KPU Dan Dewan Mulai Tegang

Daerah  JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 18:49:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Dana Pilkada Dipangkas, KPU Dan Dewan Mulai Tegang

Choirul Huda, Bupati Mukomuko/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Mukomuko rencananya memangkas kembali anggaran Pilkada dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) telah ditandatangani KPU-Bawaslu dengan tim TAPD setempat.

Sebab, anggaran penyelenggara Pilkada 2020 Kabupaten Mukomuko sebesar Rp 32 miliar menurut dewan setempat bukan kesepakatan final antara tim Banggar dan TAPD dalam APBD Mukomuko tahun 2020 mendatang.

Saat ini anggaran pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Mukomuko masih menjadi bola panas yang terus bergulir. Bahkan, anggota legislatif dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah itu mulai tegang lantaran tak mencapai kata sepakat soal nominal anggaran.

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Mukomuko, Choirul Huda, mengambil langkah bijaksana dengan mengajak seluruh pihak terkait untuk duduk bersama.

Ia membenarkan jika ada selisih nominal anggaran antara KUA-PPAS, RAPBD 2020, dan NPHD. Ia sendiri tak bisa memastikan nominal anggaran yang akan ditetapkan.

"Persoalan ini yang jelas bagaimana penyelenggaraan Pilkada ini bisa sukses .Tentu anggaran itu kita sesuaikan. Kita berharap dari KPU, Pemkab dan legislatif duduk bersana untuk memecahkan masalah ini. Jangan sampai ada sesuatu hal yang menghambat proses Pilkada mendatang. Menurut saya, pihak legislatif tahu hal-hal yang dibutuhkan dan yang harus disinkronkan," kata Huda, Jumat (8/11) kepada Rmol.

"Permasalahannya bukan mempertahankan anggaran atau tidak, tapi kebutuhan-kebutuhan apa saja yang dibutuhkan akan dibicarakan realnya bagaimana? Rekan-rekan KPU juga akan menyelenggarakan Pilkada dengan bagus dengan pendanaan yang memadai. Namun pihak legislatif juga pingin tahu permasalahan di KPU," jelasnya.

Menurut Huda, anggaran Pilkada mendatang belum final. Karena saat ini masih dalam proses pembahasan. Memang ada kemungkinan dana tersebut berkurang atau bahkan bertambah.

"Saat ini kan masih dalam tahap pembahasan di komisi, dan tahapan berikutnya di Banggar mudah-mudahan ini bisa dibicarakan ulang dan ketemu pembahsan real nya," pungkas Huda. [tmc]


                    -


Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Seragam Pertamina Ahok

Seragam Pertamina Ahok

RABU, 20 NOVEMBER 2019 , 06:09:00