Pasca Kenaikan Tarif, Anggaran BPJS Rejang Lebong 2020 Capai Rp 19 Miliar

Daerah  JUM'AT, 01 NOVEMBER 2019 , 18:38:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Pasca Kenaikan Tarif, Anggaran BPJS Rejang Lebong 2020 Capai Rp 19 Miliar

Syamsir/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pada tahun 2020 mendatang, Pemerintah Daerah Rejang Lebong melalui Dinas Kesehatan setempat setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 19 miliar lebih untuk mengakomodir peserta BPJS Kesehatan kurang mampu didaerah itu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Syamsir mengatakan, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang ditaggung Pemerintah Daerah atau peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) saat ini sebanyak 25.000 jiwa lebih, dimana pada 2020 mendatang jumlah peserta Jamkesda akan ditambah menjadi 28.000 lebih.

"Kelas III saat ini naik menjadi Rp 42.000 selama ini Rp 25.500, kalau dibayar pemerintah daerah itu Rp 23.000, kenaikan iuran ini otomatis tahun depan kita mengalami kenaikan pembiayaan, yakni Rp 19.000 yang harus kita tambah per kapitasi," kata Syamsir ditemui di kantor DPRD Rejang Lebong, Jumat (1/11).

Pembayaran iuran peserta Jamkesda pasca mengalami kenaikan terhitung Agustus 2019 sendiri, menurut dia ditanggung oleh Pemerintah Pusat hingga Desember 2019, sehingga pada anggaran 2020 nanti, pembayaran Jamkesda kembali ke Pemerintah Daerah.

Selama ini untuk jumlah peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemerintah Daerah anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 11 miliar lebih.

Dia menambahkan, pada tahun 2020 mendatang rencananya Pemkab Rejang Lebong akan menambah 4.000 peserta penerima bantuan iuran (PBI), namun karena keterbatasan anggaran pasca kenaikan tarif iuran, jumlah peserta BPJS didaerah itu yang mampu ditanggung pemerintah sebanyak 2.000 lebih. [tmc]


                   


Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:03:00

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 , 09:46:00