Ingat! Besok Operasi Zebra , Lengkapi Surat-Surat Motor

Hukum  SELASA, 22 OKTOBER 2019 , 18:33:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Ingat!  Besok Operasi Zebra , Lengkapi Surat-Surat Motor

Kabid Humas Poda Bengkulu/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu beserta jajaran bidang lalu lintas akan melaksanakan operasi zebra ops patuh nala ada  23 November sampai dengan 5 November 2019.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bengkuulu,  AKBP Sudarno bahwa operasi zebra patuh nala akan dilakukan pihak kepolisian beserta jajarannya yang dilakukan oleh personil satuan lalu lintas (Satlantas)  

"Operasi zebra adalah operasi kepolisian di bidang lalu lintas yang tujuannya antara lain adalah  pertama memberikan edukasi kepada masyarakat agar tertib lalu lintas kemudian juga melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat pengguna jalan yang melakukan pelanggaran," kata AKBP Sudarno ,Selasa (22/10) Kepada RMOLBengkulu.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu,  tujuan akhir dari operasi itu adalah agar masyarakat tertib berlalu lintas , kemudian juga menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

"Karena memang di dalam berlalu lintas  yang paling bahaya adalah kecelakaan,dan dapat menyebabkan orang meninggal dunia , cacat seumur hidup serta bisa mencelakai orang lain akibat dari ketidak tertiban dalam berlalu lintas," sambungnya.

Dibeberapa lalu lintas kita lakukan operasi zebra kata AKBP Sudarno. Selama 13 hari dilakukannya operasi zebra ini, kami berharap  ini nantinya dapat memberikan efek jera bagi masyatakat yang telah melanggat aturan dalam berlalu lintas.

"Ini adalah upaya kita dalam rangka untuk menekankan angka kecelakaan lalu lintas. Direntang waktu itu kita memberikan efek jera  kepada masyarakat yang tidak tertib serta melanggar aturan dalam berlalu lintas," tambah Kabid Humas.

Keseluruhan pelanggaran yang ditindak lanjuti dimulai dari administrasi yang tidak punya sim,  pengendara motor yang tidak memiliki surat-menyurat alias tidak ada serta pelanggaran-pelanggaran lainnya seperti tidak menggunakan helm,  berboncengan melebihi kapasitas,  menggunaka handphone saat berkendaraan.  

"Hal seperti itukan berbahaya, baik bagi dirinya maupun orang lain,  karena akan banyak menimbulkan contoh-contoh yang tidak baik. Intinya pelanggaran-pelanggaran yag berpotensial untuk menimbulkan kecelakaan," tutup AKBP Sudarno. [ogi]

Komentar Pembaca