Camat Belum Kompak, Permintaan Petani "Dicueki"

Daerah  SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 18:16:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Camat Belum Kompak, Permintaan Petani

Kondisi saluran air bagi sawah petani kering/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Usulan dan harapan para petani di Kabupaten Lebong sepertinya belum bisa diakomodir. Menyusul belum ada kesepakatan empat camat yang disurati belum lama ini.

Keempat itu meliputi camat Bingin Kuning, Lebong Sakti, Lebong Tengah, dan Camat Amen. Dimana keempatnya diminta menggelar rakor dengan mengundang para Kades, warga, dan kelompok tani.

Terutama untuk menyepakati sekaligus mengajak membersihkan saluran irigasi secara serentak di wilayah kerja masing-masing.

Seperti yang diungkapkan, Camat Lebong Sakti Gusmawati. Pihaknya telah menerima Surat Edaran (SE) dengan nomor: 611/1347/B.7/Setda/2019 tertanggal 14 Oktober 2019 perihal Irigasi Air Ketahun.

Hanya saja, setelah berkoordinasi terkait jadwal gotong royong dengan tiga camat lainnya belum ada respon hingga sekarang ini.

"Sudah, kemaren saya sudah konfirmasi dengan kawan-kawan (camat, red) untuk menetapkan jadwal gotong royong. Tapi, belum ada tanggapan," ujarnya, kemarin (18/10).

Baca juga: Warga Ajak Pemkab Bersihkan Saluran Irigasi Secara Serentak-

Namun demikian, ia mengaku rencana gotong royong tersebut akan tetap dilaksanakan di Kecamatan Lebong Sakti. Dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan rakor dengan para kades setempat.

Sebab, banyak warga di daerah itu berstatus sebagai petani sekalipun bergantung pada saluran irigasi tersebut. Terutama sebagai sumber pengairan sawah mereka sendiri.

"Untuk rencana serentak dengan empat kecamatan belum. Mungkin, kecamatan Lebong Sakti akan menentukan jadwal sendiri.  Insya allah Selasa (22/10) besok kita rakor dengan kades," demikian camat.

Untuk diketahui, para petani yang tergabung dalam Perhimpunan Petani Muda Rejang (PPMR) Kabupaten Lebong berharap empat kecamatan melaksanakan gotong royong secara serentak untuk membersihkan saluran irigasi di daerah tersebut. [tmc]



Komentar Pembaca
Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00