Tanam Ganja Untuk Biaya Hidup, Buruh Serabutan Ditangkap

Hukum  KAMIS, 03 OKTOBER 2019 , 09:31:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Tanam Ganja Untuk Biaya Hidup, Buruh Serabutan Ditangkap

Barang bukti tanaman ganja yang diamankan polda Bengkulu

RMOLBengkulu. Seorang pemilik kebun ganja di jalan Bakti Husada Lingkar Barat, Kota Bengkulu, berinisial SH mengaku terpaksa menjual ganja untuk biaya hidup sehari-hari.
SH yang bekerja sebagai buruh serabutan ini mengaku bahwa tanaman ganja yang terletak di tengah kota itu baru ditanam empat bulan lalu. Terletak di belakang halaman rumahnya dengan ditutupi oleh seng-seng bekas agar tidak ketahuan oleh warga lainnya.

"Rencananya kalau ini sudah di panen mau dijual,  dan hasilnya untuk modal saya di kehidupan sehari-hari," kata SH, Rabu (2/10) kepada RMOLBengkulu.

Kebun ganja dengan luas 1,5 meter x1,5 meter ini tumbuh subur di kawasan pusat Kota Bengkulu, terlebih lagi berada di pemukiman warga.

Namun demikian, untuk penjualan sendiri SH mengaku belum tahu akan menjual kemana.

"Kalau jualnya belum tahu dimana tempatnya, yang penting ditanam dulu,  di panen dulu, kemudian baru mencari siapa yang akan beli," sambungnya.

Sementara itu, Wadir Ditnarkoba Bengkulu, AKBP Pambudi tidak menyangka akan adanya tanaman ganja tumbuh subur mengingat musim kemarau yang melanda Kota Bengkulu dalam sebulan terakhir.

"Tapi kita lihat dari hasil intograsinya tersangka sudah cukup paham bagaimana menanam yang notabenenya dari biji bisa tumbuh hampir 2 meter tingginya, dalam kondisi cuaca yang tidak dingin alias musim kemarau tapi masih mampu untuk tetap hidup," tutup Pambudi. [tmc]


                   


Komentar Pembaca