Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi Tewasnya Dua Mahasiswa Kendari Saat Demonstrasi

Hukum  JUM'AT, 27 SEPTEMBER 2019 , 14:08:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi Tewasnya Dua Mahasiswa Kendari Saat Demonstrasi

Joko Widodo dan Tito Karnavian/Net

RMOLBengkulu. Presiden Joko Widodo memerintahkan kepolisian untuk melakukan investigasi atas kematian dua mahasiswa Kendari saat berunjuk rasa di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9).

Jokowi mengungkapkan, sejak awal dia sudah meminta kepada Kapolri untuk memerintahkan jajaran kepolisian untuk tidak represif terhadap aksi unjuk rasa mahasiswa.

"Saya perintahkan dilakukan investigasi dan jajarannya, karena Kapolri bilang tidak ada apapun dalam demo ini bawa senjata. Jadi, akan ada investigasi lebih lanjut," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (27/9).

Demonstrasi mahasiswa di Gedung DPRD Sulawesi Tenggara di Kendari, Sulawesi Tenggara mengakibatkan Randi dan Yusuf tewas. Mereka berdua mahasiswa Halu Oleo.

Berdasarkan autopsi oleh tim dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari, Randy tewas tertembak peluru di bagian ketiak kiri bagian bawah menembus hingga ke kanan. Peluru menyebabkan terjadi luka di paru-paru dan kantong jantung. Randi tewas kemarin sore.

Sementara Yusuf sempat mendapat perawatan medis sebelum tewas. Ia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan koma. Yusuf tewas pagi tadi.

Hasil autopsinya, Yusuf tewas karena mengalami pendarahan hebat akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. dilansir RMOL.ID. [ogi]


                   


Komentar Pembaca