Tolak Rekom DPP, Sepuluh DPC Nasdem Benteng Ancam Hengkang

Daerah  SABTU, 21 SEPTEMBER 2019 , 15:44:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Tolak Rekom DPP, Sepuluh DPC Nasdem Benteng Ancam Hengkang

DPC Taba Penanjung, Aji/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sebanyak 10 DPC Partai Nasdem Benteng menolak dengan tegas keputusan Ketua DPP Nasdem memberikan rekomendasi kepada Budi Suryantono untuk duduk di kursi pimpinan DPRD Benteng periode 2019-2024.

Penolakan itu ditandai dengan penandatanganan DPC Nasdem se-Benteng yang diterima RMOLBengkulu. Sebab, Rico Zaryan Saputra dinilai lebih layak menduduki kursi Ketua DPRD Benteng lantaran sudah menjadi Ketua DPD Nasdem Benteng sejak tahun 2013.

Dasar lain sebut saja Rico berhasil membawa partai NasDem posisi dua pada Pemilu 2014. Puncaknya Pemilu tahun ini keluar sebagai partai peraih suara terbanyak.

Lain halnya dengan Budi bukan merupakan pengurus dalam struktural DPD, serta hanya peraih suara ketiga terbanyak pada pemilu 2019 lalu.

"Kami kecewa kenapa bisa begini padahal kalau melihat dari syarat Rico sudah cukup syarat untuk berada diposisi itu (ketua dewan)," ungkap Tokoh masyarakat yang juga Parisada Hindu Dharma Indonesia di Sunda Kelapa, Dewaraka Puja, baru baru ini

Tidak hanya itu, Dengan ditunjuknya Budi sebagai ketua sementara oleh DPP Partai NasDem juga mengancam kepengurusan Partai NasDem Benteng.

Bagaimana tidak, melalui Ketua DPC NasDem Kecamatan Taba Penanjung, Benteng Aji mengungkapkan bahwa 10 ketua DPC se-kecamatan telah menyepakati surat pernyataan yang ditembuskan ke DPD, DPW dan DPP.

Bahkan, apabila Budi tetap menjadi ketua dewan, seluruh ketua DPC NasDem Benteng akan mengundurkan diri dari jabatan saat ini.

‘’Kami 10 ketua DPC seluruh kecamatan sepakat untuk menolak Budi sebagai ketua lantaran beberapa alasan dan penilaian. Dilampirkan dalam surat pernyataan dan telah ditembuskan ke DPD, DPW dan DPP," ungkap Aji kepada RMOLBengkulu, Sabtu (21/9)

Beberapa poin yang dilampirkan diantaranya berupa penolakan Budi lantaran bukan merupakan pengurus dalam struktural DPD, bukan peraih suara terbanyak dalam legislatif 2019, meminta agar Riko menjadi Ketua DPRD Benteng lantaran peraih suara terbanyak pada legislatif 2019 diantara 3 caleg terpilih Nasdem lainnya.

Lalu Riko merupakan kader terbaik partai yang telah mengantarkan Nasdem sebagai peraih suara terbanyak kedua pada pileg 2014 dan peraih suara terbanyak pertama pada pileg 2019, Riko dinilai memiliki tanggungjawab dan loyalitas tinggi terhadap partai.

‘’Bukan karena sesuatu hal, tapi kami menilai kelayakan dari Riko selaku ketua DPRD Benteng. Kami harap DPP bisa membatalkan SK penunjukkan Budi,’’ tegas Aji.

Terpisah, Ketua Dewan Benteng sementara Budi Suryantono saat dikonfirmasi mengatakan, selaku kader dirinya hanya menjalankan amanah dari partai Nasdem.

‘’Saya hanya menjalankan amanah partai. Termasuk keputusan dari DPP Nasdem,’’ pungkas Budi. [tmc]


Komentar Pembaca
Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:03:00

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

Anies Baswedan Bersama Pemuda Muhammadiyah

SABTU, 30 NOVEMBER 2019 , 09:46:00