Api Belum Dapat Dipadamkan, Pemkab Bentuk Tim Pemadaman

Daerah  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 13:35:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Api Belum Dapat Dipadamkan, Pemkab Bentuk Tim Pemadaman

Tim masih berusaha memadamkan api/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kebakaran lahan plasma seluas 6,5 Hektare yang terjadi beberapa hari ini di Desa Ujung Padang Kecamatan Kota Mukomuko Kabupaten Mukomuko sampai saat ini belum juga dapat dipadamkan.

Tim gabungan pemadam api pada lahan tersebut hari ini memulai aksi untuk memadamkan api yang ditakutkan semakin menjalar kelahan lainnya.

Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Tagana, Mukomuko Rescue, Fire Rescue dan sejumlah masyarakat yang membantu aksi pemadaman lahan ini.

Kapolres Mukomuko, AKBP Yayat Ruhiyat saat ikut serta dalam aksi pemadaman ini mengatakan, dalam beberapa hari ini bersama-sama dengan tim fokus untuk memadamkan api supaya tidak melebat ke lahan yang lainnya.

"Lokasi juga sudah diisolir dengan pembuatan parit disekelilingin lahan agar api tidak menyebar ke lahan yang lainnya, karena lahan ini merupakan gambut, sehingga agak sulit untuk dipadamkan," ungkap Yayat.

Kapolres juga menambahkan, untuk penyebab kebakaran saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan, saat ini pihaknya bersama dengan tim lainnya fokus dulu untuk memadamkan api.

Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko Syahrizal menambahkan, pihak pemerintah daerah serius untuk menangani kebakaran lahan yang sudah terjadi selama 4 hari ini.

"Hari ini kita akan menurunkan alat seperti exapator untuk membuat sumber air dan juga penambahan mesin air sehingga api bisa segera dipadamkan, kita berusaha semampunya untuk menurunkan semua alat yang bisa digunan supaya api dapat segera dipadamkan," kata Syahrizal.

Selain itu KPH Mukomuko juga menurunkan cairan pemadam api khusus untuk lahan gambut sehingga bisa membantu pemadaman dilahan yang terbakar sebanyak 20 gerigen. [ogi]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40