240,30 Gram Sabu Berhasil Diamankan

Nusantara  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 09:16:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

240,30 Gram Sabu Berhasil Diamankan

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu berhasil mengamankan 240,30 gram sabu yang berasal dari Kota Pekanbaru yang rencananya akan diedarkan di Provinsi Bengkulu.

Serta menggagalkan dua kasus penyelundupan narkoba lintas provinsi di Provinsi Bengkulu.

Pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya tersangka berinisial H, dari hasil penggeledahan tim Berantas yang berhasil menyita 240,30 gram sabu pada (30/8) lalu.

Disampaikan oleh Kepala BNNP Bengkulu, Brigjen Pol Agus Riansyah bahwa hasil dari penggagalan pertama tersebut, BNNP berhasil menyita barang bukti berupa 240,30 gram sabu, satu unit Sepeda Motor, satu buah timbangan, satu lembar kertas penjualanan sabu, satu unit handphone dan puluhan plastik klip bening.

"Barang bukti tersebut, saat penggeledahan disimpan dalam kotak sepatu berwarna orange yang dikirim dari Kota Pekanbaru dan rencananya ditujukan kepada Mul warga Jalan Kanibalu Kelurahan Kebun Tebeng Kota Bengkulu yang juga turut diamankan bersama tersangka H," kata Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol Agus Riansyah.

Lebih lanjut, ditambahkan Agus bahwa tersangka H ini merupakan jaringan lintas Provinsi yang berada di Sumatera Utara untuk mengedarkan shabu diwilayah Provinsi Bengkulu.

Tidak lama kemudian,  pada penangkapan yang kedua, tim Berantas berhasil menangkap RA (28) warga Kota Bengkulu dan berhasil menyita barang bukti berupa 500 gram sabu yang berasal dati Kota Medan, Sumatera Utara.

Dihari yang sama dengan penangkapan RA, tim juga berhasil menangkap IB (34) warga Kota Bengkulu yang merupakan satu jaringan dengan tersangka RA.

"Keduanya ini jaringan yang sama, mereka ditangkap karena kedapatan membawa barang haram yakni sabu yang disimpan dalam tas sandang dikawasan Jalan Danau Simpang Kompi Kota Bengkulu," tutup Agus Riansyah.

Diketahui, keempat tersangka penyelundupan ini dijerat Undang-Undang tentang narkotika pasal 114 ayat 2, jo Pasal 132 ayat 1, subsider pasal 112 ayat 2, jo Pasal 132 ayat 1, lebih subsider pasal 111 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup. [ogi]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40