Korban Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Daerah  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 15:53:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Korban Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Jasad korban tenggelam saat dievakuasi / RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Setelah dilakukan pencarian selama 13 jam, Martin Wijaya (13) warga Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara yang tenggelam di aliran sungai Musi pada Rabu (11/9) malam akhirnya ditemukan.
Hanya saja korban ditemukan sudah tidak bernyawa, korban ditemukan oleh petugas gabungan dibantu warga sekira pukul 12.30 WIB.

"Korban sudah ditemukan tidak bernyawa didalam sungai, korban ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB," kata Komandan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Bengkulu, Kompol Hariyanto melalui Pasi Ops. Iptu Michael S, dikonfirmasi awak media, Kamis (12/9).

Dijelaskan dia, jasad korban ditemukan disekitar lokasi awal tenggelam, dimana didasar sungai tersebut terdapat cekungan dan jasad korban disela cekungan tersebut.

Jasad korban ditambahkan Iptu Michael, ditemukan oleh anggota Brimob yang sejak pagi mrlakukan pencarian, saat itu anggota yang menyelam menyenggol bagian tubuh korban, setelah dipastikan jasad korban langsung dievakuasi dari dasar sungai.

"Kondisi jasad masih utuh, selanjutnya jasad korban langsung di evakuasi kerumah duka karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi," pungkasnya.

Sementara itu ayah korban Sumun (35) mengatakan, dirinya tidak menyangka jika kegiatannya mencari ikan pada malam hari itu menyebabkan anaknya tenggelam.

Dia membeberkan, saat kejadian dirinya bersama sang anak berencana menyebrangi sungai tersebut lantaran kondisinya tengah surut untuk menjaring ikan, namun naas, pada saat menyebrang dirinya dan sang anak terpeleset.

"Kejadiannya sekitar jam setengah 12 malam, kami menyebrang sungai tau-taunya dalam dan terpeleset batu, anak saya ini kemudian memegang jaket tetapi jaket saya terlepas, selanjutnya saya tidak tahu dia dimana karena saya juga hampir tenggelam," ujar Sumun ditemui di kediamannya.

Setelah mendapatkan pijakan didasar sungai, dirinya langsung berusaha mencari sang anak dan menunggu di aliran bawah, lantaran kondisi gelap dan air cukup keruh dia kemudian pulang ke kerumah meminta bantuan warga.

Kendati telah dilakukan pencarian sejak awal kejadian korban tak kunjung ditemukan, hingga 13 jam kemudian korban ditemukan tak bernyawa di dasar sungai.

Selama ini korban dan ayahnya memang kerap mencari ikan dengan cara menjaring pada malam hari, korban sendiri diketahui merupakan anak semata wayang yang saat ini telah putus sekolah. [tmc]


                   


Komentar Pembaca