Pelanggan PLN Di Lebong Sumbang Rp 240 Juta Per Bulan

Daerah  SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 16:54:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Pelanggan PLN Di Lebong Sumbang Rp 240 Juta Per Bulan

Rudi Hartono/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pajak penerangan jalan (PPJ) yang dibayarkan konsumen PLN di Kabupaten Lebong, pada setiap pembayaran pemakaian listrik masyarakat per bulan mencapai Rp 240 juta per bulan.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 08 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah. Disebutkan dalam pasal 26 bahwa tarif PPJ ditetapkan sebesar 10 persen dari total pemakain listrik.

"Tiap bulan pemungutan pajak berkisar Rp 240 juta. Tugas kita hanya mencatat. Untuk teknisnya kita serahkan ke instansi terkait. Biasanya, realisasi langsung ditransfer dari rekening Kas Umum Daerah (Kasda) Lebong ke Bank Bengkulu," ujar Kabid Pendapatan BKD Lebong, Rudi Hartono, Sabtu (31/8).

Dia menambahkan, pajak PLN tahun 2019 ini meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, tahun 2016 sebesar Rp 160, dan 2019 sekitar Rp 240 juta per bulan.

"Peningkatan target pajak karena banyak masyarakat beralih dari Pasca Bayar (Meteran) ke Prabayar (Pulsa)," ujarnya.

PPJ bukanlah pajak yang dikenakan setiap pelanggan/konsumen listrik PLN untuk kepentingan penerangan lampu jalan. Sebaliknya PPJ tersebut merupakan pajak wajib yang dkenakan pada tiap-tiap pelanggan listrik PLN.

"PPJ menjadi salah satu sumber PAD khususnya pajak daerah. Artinya, bayar listrik juga membantu percepatan pembangunan melalui PAD," demikian Rudi. [tmc]

Komentar Pembaca