Waspadai Bahaya Longsor Susulan

Daerah  JUM'AT, 30 AGUSTUS 2019 , 18:40:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Waspadai Bahaya Longsor Susulan

Tampak tim gabungan membersihkan sisa material longsor/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Warga Kabupaten Lebong diminta untuk mewaspadai kemungkinan longsor susulan ketika curah hujan turun. Warga, khususnya di wilayah Kecamatan Lebong Selatan dan Kecamatan Rimbo Pengadang.

"Untuk wilayah perbukitan sepanjang jalan Tes-Curup agar meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Fakhrurrozi, Jum'at (30/8).

Peristiwa yang terjadi di Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan mengenai dinding rumah milik Indra Lubis (39), Kamis (29/8) malam. Longsor mengenai garasi hingga jebol.

Diketahui, kawasan Kecamatan Lebong Selatan dan Rimbo Pengadagng memiliki catatan panjang sebagai daerah rawan bencana. Ketika musim kemarau, warga di perbukitan akan kesulitan air bersih.

Memasuki musim hujan, bencana longsor giliran mengintip dan mengancam pemukiman warga yang ada di bawah. Termasuk meluapnya aliran sungai di daerah itu.

Bahkan, tanah longsor di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang yang sering terjadi memang tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan serius.

"Bila ada retakan segera koordinasi dengan pemerintah atau relawan setempat agar diupayakan penutupan segera, dem mencegah longsor," tutupnya.

Pantauan RMOLBengkulu, petugas kepolisian, TNI, BPBD, dan pemerintah setempat melakukan gotong royong bersama warga membersihkan material longsor di rumah milik Indra Lubis, Jum'at (30/8) pagi. [tmc]


Komentar Pembaca