Ratusan Pejabat Dimutasi, Ini 10 Lurah Yang Baru

Pemerintah Kota Bengkulu  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 21:16:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Ratusan Pejabat Dimutasi, Ini 10 Lurah Yang Baru

Mutasi pejabat Pemkot/Net

RMOLBengkulu. Walikota Bengkulu, Hemi Hasan setelah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-74 melakukan mutasi besar-besaran terhadap Eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Bengkulu.

Dari 112 pejabat yang dimutasi, 108 diantaranya merupakan pejabat di tingkat kecamatan dan kelurahan. Bahkan, 10 Lurah dilantik bersamaan dengan mutasi tersebut.

Disampaikan oleh Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Kota Bengkulu Bujang HR, bahwa mutasi tersebut dilakukan untuk maksimalkan kinerja para pejabat kelurahan dalam penggunaan dana kelurahan.

"Di kelurahan ada beberapa kasi yang masih kosong untuk itu hari ini semua Kasi di kelurahan sudah kita isi penuh dan tidak ada lagi kendala untuk merealisasikan dana kelurahan," kata Bujang HR, Selasa (20/8) siang.

Dia menjelaskan, sudah 60 persen kelurahan di Kota Bengkulu telah mencairkan dana kelurahan tahap pertama. Untuk kelurahan yang belum mencairkan, pasca mutasi ini diharapkan segera mengurus sisa pencairan.

"Mengingat program dana kelurahan ini terbilang masih baru, Pemkot Bengkulu belum memberikan sanksi terhadap kelurahan yang lambat mencairkan dana kelurahan. Namun Pemkot telah memberikan sanksi tegas kepada pejabat di kelurahan yang tidak mau mencairkan dana kelurahan dengan alasan takut menggunakan anggaran tersebut," sambungnya.

Diketahui, total dana kelurahan tersebut terbilang Rp 23,58 miliar. Dimana tiap kelurahan akan mendapatkan Rp 352 juta. Pada tahap pertama, setiap kelurahan akan dicairkan Rp 176 juta atau setengah dari total dana yang diterima.

"Dana kelurahan ini digunakan untuk menunjang pembangunan di masing-masing kelurahan. Dana ini juga bisa digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Kemudian, beberapa Kasi di kelurahan yang menolak mencairkan dana kelurahan itu sudah kita beri sanksi. Mereka kita jadikan staf biasa di kelurahan," tutup Bujang HR

Adapun Sepuluh Lurah tersebut yakni Lasmi Party sebagai Lurah Surabaya, Syafruddin sebagai Lurah Singaran Pati, Sulisti Arleni sebagai Lurah Kandang Limun, Nanang Kosim sebagai Lurah Anggut Dalam, Ahmad Sukri sebagai Lurah Dusun Besar, Wahidin sebagai Lurah Bajak, Mikmarzada sebagai Lurah Lingkar Barat, Hermanto sebagai Lurah Sumur Meleleh, Linda Nirmala sebagai Lurah Penurunan, dan Herli Marlina sebagai Lurah Anggut Atas. [tmc]

Komentar Pembaca