Tiga Instansi Minta Pendampingan TP4D

Daerah  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 19:24:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Tiga Instansi Minta Pendampingan TP4D

Imam Hidayat/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Tim Pengawalan, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lebong telah menerima pengajuan pengawalan proyek pembangunan dari sebanyak 3 instansi.

Ketua TP4D Lebong, Imam Hidayat menyebutkan, 3 instansi yang meminta  pengawalan dan pengamanan (Walpam) yakni, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P), Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora), dan Kementerian Agama (Kemenag) Lebong.

"Kami tegaskan pelaksana proyek jangan jadikan TP4D sebagai tameng, karena jika memang bermasalah pastinya akan kita proses juga," tegas Imam kepada RMOLBengkulu, Selasa (20/8) siang.

Di sisi lain, ia menyatakan jika ditemukan adanya indikasi melawan hukum atau tindak pidana korupsi, Kejari Lebong akan tetap memeriksa pejabat maupun rekanan yang bersangkutan.

Pada prinsipnya begitu. Kegiatan Walpam ini agar pembangunan berjalan tepat waktu, tepat sasaran dan tepat mutu. Dengan meminta tiap bulan progres pekerjaan terus kita pantau," ungkap Imam.

Adapun beberapa item paket di Dinas PUPR-P Lebong, yakni paket pekerjaan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dan jembatan pendesaan, paket proyek pelebaran jalan, dan paket rehabilitas jembatan beton.

Kemudian di Dinas Parpora ada satu paket anggaran DAK yang dipecah menjadi 8 item kegiatan pengembangan objek wisata Air Putih. Selanjutnya, satu paket pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelabai, yang merupakan paket kegiatan Kemenag Lebong.

"Setiap paparan atau pengecekan ke lapangan juga akan ditekankan harus jelas progres kegiatan. Termasuk juga akan berkoordinasi dengan PPTK terkait laporan progres pekerjaan dengan hasil yang ada di lapangan," tutupnya. [tmc]



Komentar Pembaca