Pasca Penembakan, Perayaan Idul Adha Di Masjid Oslo Diperketat

Hukum  MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 , 08:19:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Pasca Penembakan, Perayaan Idul Adha Di Masjid Oslo Diperketat

Evakuasi korban luka di Masjid al-Noor Oslo/Net

RMOLBengkulu. Seorang pria senjata yang menenteng sejumlah senjata melepaskan tembakan di sebuah masjid di dekat Oslo, Norwegia pada Sabtu (10/8) kemarin.

Serangan itu melukai satu orang sebelum akhirnya aksi sang pelaku berhasil dihentikan oleh seorang jamaah dan kemudian ditangkap.

Kepala masjid al-Noor di Oslo, tempat serangan itu terjadi, yakni Irfan Mushtaq menggambarkan pelaku sebagai seorang pria kulit putih yang masih muda. Dia mengenakan pakaian hitam, helm dan rompi anti peluru.

Dia mengatakan hanya ada tiga orang jamaah yang berada di dalam masjid al-Noor pada saat serangan itu terjadi.

"Salah satu anggota kami telah ditembak oleh seorang pria kulit putih dengan helm dan seragam," kata Mushtaq.

Mushtaq mengatakan bahwa pria itu membawa banyak senjata, tetapi dia berhasil dihentikan oleh seorang jamaah masjid.

Mushtaq sendiri tiba di tempat kejadian tidak lama setelah diberitahu tentang pria bersenjata itu, dan kemudian pergi ke belakang gedung sambil menunggu polisi datang.

"Lalu saya melihat ada darah yang berserakan dan darah di karpet, dan saya melihat salah satu anggota kami duduk di atas pelaku, berlumuran darah," kata Mushtaq dilansir RMOL.id.

Dia mengatakan, pria yang menghentikan aksi penembakan tersebut berusia 75 tahun dan tengah membaca Al-Quran setelah salat.

Menurut Mushtaq, masjid belum menerima ancaman sebelum penembakan.

Sementara itu, polisi mengatakan tersangka tampaknya bertindak sendiri.

"Dia adalah seorang pemuda Norwegia, dengan latar belakang Norwegia. Dia tinggal di sekitarnya," kata jurubicara kepolisian Oslo Rune Skjold, seperti dimuat Channel News Asia.

Skjold menambahkan, tersangka telah diketahui oleh polisi sebelum kejadian tetapi tidak dapat digambarkan sebagai seseorang dengan latar belakang kriminal. Serangan itu terjadi pada malam menjelang Idul Adha.

Polisi mengatakan bahwa mereka akan mengirim lebih banyak petugas sehingga para jamaah dapat merayakannya Idul Adha seaman mungkin. Masih belum jelas motif di balik aksi pelaku. [tmc]



                    q


Komentar Pembaca