Aduh... Genangan Air Kerap Rusak Jalan Di Lebong

Daerah  JUM'AT, 02 AGUSTUS 2019 , 18:04:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Aduh... Genangan Air Kerap Rusak Jalan Di Lebong

Kondisi jalan Provinsi di Desa Suka Bumi/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kondisi ruas jalan hotmix milik Provinsi Bengkulu di Desa Suka Bumi Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, mulai kian memperihatinkan. Padahal dari sisi usia jalan masih tergolong baru.

Namun diduga karena kondisi got yang selalu mampet dan ditengah tingginya intensitas hujan menyebabkan air kerap meluber ke jalan sehingga mengkikis aspal badan jalan tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Lebong, Dodi Irawan mengkungkapkan, kerusakan badan jalan di daerah itu kerap berlubang secara kontinyu.

Penyebab jalan rusak itu, karena timbulnya genangan air yang berasal dari saluran air yang meluber air ke jalan. "Dulu jalan ini sangat bagus. Namun karena terus terkikis air yang meluber akibat kondisi got yang macet, sehingga sekarang cepat rusak," katanya, Jum'at (2/8) siang.

Dia mengeluhkan kondisi ini. Selain bikin becek, jalan juga jadi rusak karena aspalnya terkelupas. Apalagi, lanjutnya anggaran pemeliharaan yang diplotkan Rp 800 juta tiap tahun, tidak akan cukup mengakomodir seluruh penambalan jalan.

"Yang kita tangani 546 Km jalan Kabupaten dan sekitar 120 Km jalan Provinsi. Rata - rata jalan rusak ini karena genangan air. Harusnya semua jalan harus bebas dari genangan air," tambah Dodi.

Disisi lain, ia menyatakan, masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemeliharaan. Seperti membuang ranting dahan bambu atau kayu di saluran drainase.

"Aspal musuh utamanya adalah air, bagitu kelembaban tinggi maka aspal akan cepat mengelupas,” tegasnya.

Dia mengaku, semua pihak memang harus segera melakukan antisipasi terkait kebocoran ini. Namun, Bina Marga juga memerlukan peran serta pihak lain, misalnya dalam pengelolaan infrastruktur saluran air yang bocor.

"Bahwa sebagus apapun penambalan, sebaik apapun alat. Kalau sering digenangi air, tetap aja sia - sia perbaikannya. Karena jalan pasti berlubang lagi," demikian Dodi.

Terpisah, salah satu pengendara yang melintasi jalan itu, Roby mengatakan, sejatinya pihak Pemprov Bengkulu segera bertindak. Apalagi jalan itu bisa membahayakan para pengguna jalan.

"Semestinya Pemrov Bengkulu ikut peduli, jangan malah jadi penonton saja. Cepat atau lambat ini juga sangat menggangu pengendara," singkatnya. [tmc]



Komentar Pembaca
Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11