Pemprov Bengkulu Tepis Isu Praktik Jual Beli Jabatan

Nusantara  SELASA, 30 JULI 2019 , 10:17:00 WIB | LAPORAN: AAN SUGIMAN

Pemprov Bengkulu Tepis Isu Praktik Jual Beli Jabatan

Kepala BKD usai melantik pejabat eselon III dan IV/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Kabar praktik jual beli jabatan seperti halnya telah menghantui seluruh pejabat di beberapa daerah. Pemprov Bengkulu misalnya, beberapa pekan terakhir ini berhembus isu jual beli jabatan di jajaran Pemprov Bengkulu.

Hal ini menuai reaksi keras dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Diah Irianti. Ia begitu kesal atas isu miring, yang dihembuskan oknum tak bertanggungjawab itu.

Menurutnya, isu jual beli jabatan hingga puluhan juta di Pemerintah Perovinsi Bengkulu tidaklah benar.

"Tidak ada," tegas Kepala BKD Provinsi Bengkulu, Diah Irianti kepada RMOLBengkulu, Senin (30/7).

Lebih jauh, ia mengingatkan agar seluruh ASN Pemprov Bengkulu tidak mempercayai informasi tersebut. Tak hanya itu, hingga kini ia memastikan belum mendapatkan informasi adanya ASN yang membayar untuk mendapatkan jabatan.

Juga tidak ada informasi sekaitan pihak yang menerima bayaran. Apalagi untuk mutasi maupun kenaikan pangkat di lingkup Pemprov Bengkulu.

"Kalau pun ada bawa orangnya buktinya mana? kita temukan, karena sejauh ini tidak ada insyaallah," lanjut Diah.

Untuk diketahui, isu adanya praktik dugaan jual beli jabatan tersebut muncul usai Pemprov Bengkulu menggelar mutasi sebanyak 390 pada hari Jumat (19/7) lalu. [tmc]



                   


Komentar Pembaca