Bawaslu Prov Kuatkan Temuan Pelanggaran Pemilu Oleh KPU Kota Bengkulu

Politik  KAMIS, 25 JULI 2019 , 12:50:00 WIB | OLEH: REDAKSI

Bawaslu Prov Kuatkan Temuan Pelanggaran Pemilu Oleh KPU Kota Bengkulu

Foto : Net

RMOLBengkulu. Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad menyampaikan, bahwa Bawaslu Provinsi sudah mengeluarkan hasil koreksi yang diajukan oleh Caleg terpilih DPRD Kota Bengkulu, Nuzuludin.

"Hasilnya adalah Bawaslu Provinsi menguatkan atas rekomendasi bawaslu Kota, oleh karena itu Bawaslu kota tetap meminta untuk menindaklanjuti rekomendasi sebagai pelanggaran yang dilakukan oleh Nuzuludin," jelas Rayendra kepada RMOLBengkulu, Kamis (25/7).

Kemudian terkait pernyataan KPU Kota yang tidak menemukan pelanggaran seperti yang disampaiakn oleh Bawaslu Kota, Rayendra menanggapi bahwa rana pelanggaran itu ada di Bawaslu.

"Kami berdasarkan kajian hukum juga, dengan adanya penguatan dari Bawaslu Provinsi artinya itu membantah tindak lanjut yang dilakukan oleh KPU Kota Bengkulu, karena awalnya Bawaslu kota mengeluarkan rekomendasi kemudian Nuzuludin meminta koreksi, seiring itu KPU mengeluarkan bahwa KPU tidak melakukan pelanggaran dan langka Nuzuludin ini benar atas rekomendasi Bawaslu Kota mengajukan koreksi kepada Bawaslu Provinsi," jelas Rayendra.

"Dengan Bawaslu Provinsi menguatkan atas Rekomendasi Bawaslu Kota artinya ini menafikan tindak lanjut dari KPU Kota Bengkulu," sambung Rayendra.

Baca : Pelanggaran Pemilu, KPU Kota Akan Tetapkan Nuzuludin Sebagai Caleg Terpilih

Keputusan ini harus ditaati, "KPU, Bawaslu juga dan terlapor, karena ini hasil upaya hukum yang dilakukan oleh terlapor," demikian Ketua Bawaslu Kota.

Sebelumnya Ketua KPU Kota Bengkulu, Zaini menyampaikan bahwa pihaknya tidak menemukan pelanggaran seperti yang ditemukan oleh Bawaslu Kota.

"Hasil tindak lanjut kami bahwa kami tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran disitu," kata Zaini saat dihubungi RMOLBengkulu, belum lama ini.

Diketahui sebelumnya Bawaslu Kota Bengkulu, menemukan pelanggaran administratif di KPU Kota Bengkulu.

Temuan tersebut berdasarkan surat dengan Nomor Temuan : 04/TM/PL/07.01/VI/2019 sudah diteruskan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu dan ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad, tertanggal 24 Juni 2019.

Bawaslu Kota juga menuliskan catatan agar KPU Kota untuk menindaklanjuti sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, karena merupakan pelanggaran administratif pemilu.

Sebelumnya salah seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kota Bengkulu terpilih diduga melanggar Undang-undang (UU) dan PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) tentang pencalonan anggota DPR, DPRD provinsi, dan anggota DPRD Kabupaten/Kota.

Adalah Nuzuludin, SE, Caleg anggota DPRD Kota Bengkulu periode 2019-2024, Partai Gerindra Nomor Urut 4, Dapil 3 (Singaran Pati, Gading Cempaka Kota Bengkulu) yang diduga melanggar Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, pasal 240 Ayat (1) huruf k dan m junto Pasal 7 ayat (1) huruf o PKPU Nomor 20 tahun 2018.

Informasi dihimpun, Nuzuludin diketahui sebagai sekretaris Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu periode 2018-2023. Dia dilantik oleh Gubernur Bengkulu pada Selasa 6 November 2018. [ogi]


Menghilangkan bau mulut hanya dengan cara sederhana dari ...
Mengetahui cara membunuh parasit dalam 1 malam
Hilangkan parasit bau mulut dengan hanya 5 menit sehari
Solusi untuk membantu mulut tidak lagi berbau ... Coba sekarang
Saya lagi tidak memiliki lemak yang tersisa setelah menggunakan ini setiap pagi
Ingin menurunkan berat badan dengan cepat di rumah? Klik disini
Parasit dan cacing akan cepat hilang, jika di malam hari Anda minum …
Untuk mengetahui lebih teliti, adakah cacing atau parasit, minumlah ….


Komentar Pembaca
Negatif Corona, WNI Crew Kapal Diamond Princes Minta Dievakuasi
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

Bunga Kibut Tumbuh Diperkebunan Warga

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 , 11:40:00