Catut Nama Wakapolres, Wartawan Nyaris Kena Tipu

Daerah  JUM'AT, 12 JULI 2019 , 07:47:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Catut Nama Wakapolres, Wartawan  Nyaris Kena Tipu

Kompol Tigor Lubis/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Modus penipuan menggunakan telepon seluler dengan mengatasnamakan seseorang pejabat kembali terjadi. Sasarannyapun beragam, mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat.

Teranyar, seorang wartawan di harian lokal di Kabupaten Mukomuko nyaris saja kena tipu dengan modus tersebut, Kamis malam (11/7).

Tak tanggung-tanggung, si penelepon yang diduga akan menipu, dengan mencatut nama Wakapolres Mukomuko, Kompol Tigor Lubis untuk melancarkan aksinya.

Kronologis dugaan penipuan dimulai ketika seorang wartawan bernama Masruhin menerima telepon dari nomor 081275920380 yang mengaku Wakapolres Mukomuko.

Oknum tersebut mengaku bahwa itu merupakan nomor baru Wakapolres karena nomor yang lama rusak. Oknum tersebut lantas menyarankan agar nomornya disimpan di kontak telepon seluler calon korbannya.

"Iya ada nomor masuk baru menelepon saya. Dia mengaku bahwa nomor ini nomor Wakapolres Mukomuko yang baru, nomor yang lama rusak, ia menyarankan agar nomor tersebut disimpan," ungkap Masruhin.

Masruhin kemudian menceritakan bahwa nomor tersebut terus menghubunginya meminta tolong agar bisa mengikuti lelang kendaraan roda empat dan dua milik Negara yang dilelang oleh KPKNL.

Menurut si penelepon, Masruhin mendapatkan jatah kendaraan roda empat dalam lelang tersebut, dan harus segera mengirimkan sejumlah uang agar jatah kendaraannya bisa segera di proses.

"Ia mengatakan bahwa saya mendapat jatah kendaraan tersebut dan bisa membantu selagi mengamankan acara tersebut, alih-alih penipu tersebut meminta supaya saya mengirimkan sejumlah uang kepada dia," bebernya.

Karena merasa janggal, Masruhin lalu memutuskan menghubungi nomor lama Wakapolres Mukomuko. Walhasil, Wakapolres Mukomuko terkejut dan meminta Masruhin untuk tidak percaya kepada siapa saja yang menelepon dengan mengatasnamakan dirinya.

"Pak Wakapolres bilang tidak ada nomor lain lagi cuma satu nomor yang ia pakai,” ujar Masruhin.

Dengan kejadian ini, Wakapolres mengimbau agar masyarakat waspada dengan berbagai macam modus penipuan.

Kalau ada yang mengaku nama saya jangan langsung percaya begitu saja harus cari kebenarannya. Saya hanya punya 1 nomor. Masyarakat harus tetap berhati-hati karena jelas itu modus penipuan. Apalagi kalau mengabarkan dapat hadiah dan meminta sesuatu diharapkan masyarakat segera melapor ke pihak berwajib," imbau Wakapolres. [tmc]



                   


Komentar Pembaca