Prabowo: Lebih Baik Mati Daripada Berkhianat Pada Rakyat

Politik  JUM'AT, 12 JULI 2019 , 06:04:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Prabowo: Lebih Baik Mati Daripada Berkhianat Pada Rakyat

Prabowo Subianto saat kampanye pilpres/Net

RMOLBengkulu. Teka-teki mengenai posisi Partai Gerindra pasca Joko Widodo dan Maruf Amin diumumkan sebagai pemenang pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menemui titik terang.

Posisi partai besutan Prabowo Subianto menjadi sorotan publik seiring wacana rekonsiliasi yang muncul. Publik kerap memaknai arti rekonsiliasi sebagai proses Gerindra bergabung di barisan pendukung Jokowi-Maruf.

Namun dalam video terbaru pidato Prabowo yang diunggah Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule di akun Facebook pribadinya, seolah menjadi jawaban arah politik partai berlambang kepala Garuda.

Jawabannya adalah bahwa Gerindra adalah membela kebenaran. Itu jawabannya. Gerindra membela kebenaran, Gerindra tidak gentar membela kebenaran dan keadilan,” tegas Prabowo dalam video yang diunggah Jumat (12/7) itu.

Prabowo yang tampak sedang berbicara dengan para pendukungnya menegaskan bahwa Gerindra akan selalu ingat pada rakyat dan tidak pernah berkhianat.

Dia juga memastikan bahwa dirinya akan memilih mati ketimbang harus mengkhianati perjuangan rakyat.

Saya katakan kepada kalian. Lebih baik Prabowo mati daripada berkhianat kepada rakyat Indonesia,” tegasnya yang sontak mendapat tepuk tangan dari seisi gedung.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku tidak tergiur dengan berbagai jabatan yang disodorkan kepadanya. Dia mempersilakan jabatan-jabatan itu diambil oleh pihak lain demi menjaga diri untuk tidak mengkhianati rakyat.

Ambil jabatan! Ambil pangkat! Ambil semuanya, ambil! Tapi kita tidak akan berkhianat kepada rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Dalam unggahan ini, Iwan Sumule menambahkan keterangan yang menunjukkan bahwa dia tegak lurus dengan jalan pikiran Prabowo.

Cocok. Saya pun akan bersamamu jenderal. Istiqomah,” tutupnya sembari menambah emotikon kepalan tangan. dilansir RMOL.ID. [ogi]


                   



Komentar Pembaca
Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00