Daripada Ribut, Lebih Baik Profesional Jadi Menteri

Politik  SENIN, 08 JULI 2019 , 12:36:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Daripada Ribut, Lebih Baik Profesional Jadi Menteri

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Daripada terus ribut mengajak kubu lain masuk kabinet atas nama rekonsiliasi, jauh lebih baik memasukkan nama-nama profesional dan wajah baru pada pemerintahan Jokowi-Maruf.

"Utamanya dari mereka yang membantu Jokowi-Maruf memenangkan Pilpres 2019," kata pemerhati politik dari Mahara Leadership, Iwel Sastra, Senin (8/7).

Upaya ini diyakini akan membawa manfaat bagi konsolidasi partai-partai pendukung, sekaligus memantapkan demokrasi, karena bagaimanapun oposisi yang kritis dan membangun amat diperlukan.

Menurut Iwel, nama-nama yang beredar belakangan ini cukup dikenal dan bisa dipertimbangkan jadi menteri. Di antaranya: Imam Sugema, Ali Ghufron, Poniman Rahardjo, Erick Thohir, Johan Silalahi, Arif Satria dan Rokhmin Dohuri.

"Semua tentu terpulang pada hak prerogatif Presiden," ujar Iwel kepada redaksi.

Menanggapi hal tersebut, pakar komunikasi politik Effendi Gazali yang dihubungi terpisah menyatakan wajar nama-nama tersebut mengalir. Terutama yang memiliki keahlian serta tidak banyak menuai penolakan publik. dilansir RMOLBengkulu. [ogi]


                   



Komentar Pembaca