SK Pemberhentian Keluar, Mantan ASN Koruptor Punya Peluang

Daerah  MINGGU, 23 JUNI 2019 , 20:28:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

SK Pemberhentian Keluar, Mantan ASN Koruptor Punya Peluang

R.A Denni/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diketahui telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian terhadap Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) mantan terpidana korupsi.

SK Bupati Rejang Lebong tentang pemberhentian dua oknum ASN atas nama Safuan dan Ropen itu dikeluarkan setelah keduanya meminta langsung untuk dikeluarkan.

"Mereka sendiri yang sudah meminta bahwa sesuai dengan aturan dan ketentuan SK pemberhentiannya mereka minta dan oleh BKPSDM sudah disampaikan kepada mereka," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong R.A Denni, kepada RMOLBengkulu, Minggu (23/6).

Dengan telah dikeluarkannya SK Bupati tentang pemberhentian status kepegawaian dua oknum ASN tersebut, menurut Sekda masih ada kesempatan bagi keduanya untuk bisa tetap menjadi ASN.

Dimana dengan SK pemberhentian itu keduanya bisa mengajukan banding ke ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN), karena jika tidak ada SK tersebut mereka tidak bisa mengajukan banding.

"Mereka bisa mengajukan PTUN terhadap SK itu, tapi jika SK itu tidak keluar maka mereka tidak bisa berbuat, oleh sebab itu mereka meminta dikeluarkan SK pemberhentian, nanti mungkin mereka akan ajukannya ke PTUN," bebernya.

Sekda menambahkan, pihaknya masih akan melihat hasil putusan PTUN jika nantinya diajukan, jika keputusannya tetap mengukuhkan SK Bupati maka kasusnya akan selesai, namun jika keduanya mampu menyampaikan dan membuktikan dalil-dalil ada kebenaran lain kemungkinan SK pemberhentiannya bisa dibatalkan.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya pada 10 November 2017, tiga oknum ASN atas nama Safuan yang sbelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, kemudian Ropen selaku Benhadara dan Anggi selaku pembantu Bendahara diamankan tim Saber Pungli Polres Rejang Lebong atas kasus pemotongan tunjangan kinerja pegawai, mereka dijatuhi hukuman masing-masing lebih dari satu tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Bengkulu. [tmc]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40