Pemilu Sebatas Kontestasi Politik, Persatuan Paling Utama

Politik  KAMIS, 20 JUNI 2019 , 06:58:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Pemilu Sebatas Kontestasi Politik, Persatuan Paling Utama

Jokowi dan Prabowo berpelukan/Net

RMOLBengkulu. Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan garda terdepan sekaligus terakhir dalam penyelesaian proses sengketa Pilpres 2019. Untuk itu, semua pihak harus menghormati lembaga tinggi negara tersebut.

Pemerhati politik Yohan Wahyu menjelaskan, para pendukung pasangan calon presiden, baik Joko Widodo-Maruf Amin maupun Prabowo-Sandi, harus menghormati putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diambil majelis hakim MK. Jangan lagi ada delegitimasi terhadap lembaga yang dipimpin Anwar Usman.

"Apalagi Hakim MK sudah berkomitmen positif untuk menegakkan konstitusi dengan berlandaskan kebenaran dan keadilan," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/6).

Para pendukung harus bisa bersikap tenang dalam mengawal sidang di MK. Mereka harus paham bahwa pemilu sebatas alat kontestasi politik dan bukan segalanya.

Masyarakat, sambungnya, harus mengerti bahwa persatuan dan keutuhan bangsa merupakan hal yang utama. Untuk itu, apapun nanti keputusan MK harus bisa dihormati secara bersama-sama.

"Mari bersama merajut kembali persatuan. Pemilu adalah sekadar alat kontestasi politik. Mari hormati apapun putusan MK," pungkas Yohan. dikutip RMOL.ID. [ogi]


                   




Komentar Pembaca