Gadai SK Di Bank, Dua ASN Ini Tidak Pernah Ngantor Lagi

Terancam Dipecat

Daerah  RABU, 12 JUNI 2019 , 18:19:00 WIB | LAPORAN: RISNA JULIYANA HUTASOIT

Gadai SK Di Bank, Dua ASN Ini Tidak Pernah Ngantor Lagi

Bustam Bustomo/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko terancam dipecat. Sebab, keduanya tidak masuk kerja tanpa keterangan. Menariknya, SK keduanya sudah digadaikan di salah satu perbankan alias bank di daerah itu.

Keduanya ASN yang bertugas di Dinkes Mukomuko, yaitu Rista Juliana sudah 2 tahun tidak menjalankan tugasnya, dan Suhendri sudah 6 bulan tanpa keterangan dan tidak bertugas sebagaimana mestinya.

Berdasarkan PP No 53 tahun 2010 menyebutkan bahwa pemberhentian dengan tidak hormat bisa permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS karena tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah dalam 46 hari kerja.

Hal itu sebagaimana disampaikan Sekretaris Dinkes Mukomuko Bustam Bustomo, bahwa dua orang ASN tersebut sudah diberikan teguran sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita sudah memberikan surat teguran kepada dua orang ASN ini tetapi tidak diindahkan. Makanya, kita juga akan berkoordinasi dengan Inspektorat dan BKPSDM untuk memproses karena tidak lagi menunjukan kedisiplinan dalam menjalankan tugas," kata Bustam.

Ditambahkannya lagi, ASN yang berstatus bidan selama dua tahun ini tidak pernah mengambil gaji serta datang untuk memenuhi panggilan dari Dinkes.

"Disisi lain kedua pegawai ini sudah tidak memiliki gaji penuh karena SK mereka sudah digadaikan ke pihak Bank," demikian Bustam. [tmc]


                   



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00