Refleksi 118 Tahun Bung Karno

Ekbis  JUM'AT, 07 JUNI 2019 , 07:59:00 WIB | OLEH: REDAKSI

Refleksi 118 Tahun Bung Karno

Ilustrasi Bung Karno/Net

RMOLBengkulu. Perjalanan Republik Indonesia setelah amandemen Undang-Undang Dasar 1945 sudah jauh dari cita-cita Proklamasi, termasuk cita-cita Presiden RI Pertama, Soekarno.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Ajaran Bung Karno Universitas Bung Karno (UBK), Ristiyanto menjelaskan, Indonesia saat ini mengarah kepada paham liberal kapitalistik dalam bidang politik dan ekonomi.

"Ini perjalanan presiden-presiden selama ini, termasuk Presiden Jokowi. Ini sangat liberal kapitalistik, dan semakin ke sini liberal kapitalistiknya semakin nampak di bidang politik dan ekonomi," ujarnya kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (6/6).

Kondisi seperti itu, lanjut Ristiyanto, sangat jauh dari harapan dan cita-cita Proklamasi Indonesia. Pasalnya, cita-cita luhur yang tertuang dalam UUD 1945 telah diganti dengan UUD yang bersifat liberal melalui proses amandemen yang dilakukan sebanyak 4 kali dalam kurun waktu 1999-2002.

"Ini makin menjauhkan (cita-cita) proklamasi kita, dan cita-cita para Pendiri Bangsa termasuk Bung Karno," tegasnya.

Amandemen UUD 1945, sambungnya, juga menghadirkan kontradiksi antara nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai sumber nilai berbangsa dan bernegara, dengan realita kehidupan masyarakat saat ini.

Oleh karena itu, Ristiyanto berpandangan para elite politik termasuk Presiden punya beban yang utama yaitu mengembalikan konstitusi negara kepada konstitusi yang belum diamandemen. Karena pada konstitusi asli itulah, cita-cita bangsa Indonesia yang sebenarnya berada.

"Sehingga arah perjuangan dan pembangunan rakyat Indonesia kembali sesuai dengan cita-cita Proklamasi atau cita-cita founding fathers," pungkasnya dilansir RMOL.id. [tmc]


Komentar Pembaca
Ratu Adil

Ratu Adil

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019

Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) Cetak 10.000 Developer Muda Bersertifikasi Global
Titik Terang Tingginya Tarif Tiket Pesawat
Sengon 1 Triliun

Sengon 1 Triliun

RABU, 07 AGUSTUS 2019

Laba Garuda

Laba Garuda

SENIN, 29 JULI 2019

Tingkat Daya Saing Produk Hortikultura Lewat Penyusunan Doksistu
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00