IMM Bengkulu Sampaikan Duka Cita Pesta Demokrasi Di Jalanan

Daerah  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:36:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

IMM Bengkulu Sampaikan Duka Cita Pesta Demokrasi Di Jalanan

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu menggelar aksi di Simpang 5 Kota Bengkulu dalam rangka duka cita pesta demokrasi yang baru saja berlangsung di Indonesia.

Disampaikan oleh Ketua Umum IMM Bengkulu, Jaka Denata bahwa pesta demokrasi merupakan sarana aktualisasi kedaulatan rakyat guna memberikan mandat kepada pemerintah untuk melaksanakan proses pembangunan demi mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Namun sungguh ironis dan menyobek batin anak bangsa jika pemilu harus menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia karena sekitar 600 orang pahlawan demokrasi menjadi catatan hitam bagi sejarah Indonesia yang gugur pada saat menjalankan tugasnya  saat pesta demokrasi berlangsung.

"Aksi hari ini adalah untuk menyikapi apa yang terjadi pada saat ini  terutama untuk mahasiswa artinya mahasiswa tidak boleh diam dengan kejadian ini. Kami dari IMM ingin memberitahu serta mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan seharusnya pesta demokrasi ini dapat berakhir bahagia tapi akhirnya terdapat banyak dugaan dugaan kecurangan yang terjadi pada saat pesta demokrasi saat ini terlebih lagi ada 600 orang yang meninggal dunia akibat pesta demokrasi ini," kata Jaka Dernata,  kepada RMOLBengkulu, Jumat (24/5).

Lanjut Jaka,  Maraknya isu kecurangan yang beredar  tentunya melukai bangsa Indonesia dimulai dengan banyaknya surat suara tercoblos ketidaktuntasan Bawaslu mengusut siapa dalam intelektual dibalik kejadian tersebut penegak hukum salah diam dengan kecurangan dan media seolah bungkam menimbulkan pertanyaan tersendiri

"Tragedi ini sangat luar biasa dan penguasa tidak mau mengungkapnya siapa dalanh dibalik ini semua,  maka kami mahasiswa   terus mendorong dari Provinsi Bengkulu ke pusat agar tragedi demokrasi ini dapat terungkap," sambungnya.

Sementara itu Kabid Hikmah DPD IMM Bengkulu, Afri Chaniago mengatakan, dengan aksi ini harapan kedepannya kita dari mahasiswa dapat memberikan hak suara atau hak berpendapat serta dapat juga bersinergi dengan, aparatur negara,  para pemimpin negeri ini.

"Bahwasanya negeri kita ini butuh keamanan, kenyamanan, dan tidak ada lagi sikut menyikut atau korban jiwa dalam pesta demokrasi yang akan datang,"  tutup Afri. [ogi]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09