Polisi: Jika Ada Penembakan Dengan Peluru Tajam, Itu Bukan Kami

Hukum  SELASA, 21 MEI 2019 , 22:16:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Polisi: Jika Ada Penembakan Dengan Peluru Tajam, Itu Bukan Kami

Brimob yang amankan Bawaslu/RMOL

RMOLBengkulu. Sebanyak 40 ribu aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan di Jakarta. Namun, aparat tidak dibekali dengan senjata api peluru tajam.

"Kami sudah mem-backup penuh oleh TNI, sudah mengerahkan beberapa jumlah pasukan lebih kurang 40 ribu di Jakarta ini dan sudah kami setting di beberapa lokasi yang kami mapping ada kerawanan," ucap Irjen Pol Mohammad Iqbal kepada awak media di ruang media center Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) sore.

Dalam pengamanan itu, Iqbal menegaskan anggotanya tidak dibekali senjata dengan peluru tajam sesuai dengan perintah Kapolri dan Panglima TNI.

"SOP yang dimiliki oleh TNI dan Polri bahwa setiap pasukan pengamanan besok atau nanti malam atau kapanpun sudah di instruksikan secara jelas oleh bapak Kapolri dan Panglima TNI tidak dibekali dengan peluru tajam," tegas Iqbal.

Sehingga, nantinya jika ada kejadian penembakan menggunakan peluru tajam, Iqbal menegaskan bahwa penembakan tersebut bukan dilakukan oleh pihak kepolisian maupun TNI.

"Kami pastikan itu, jadi kalau misalnya besok ada penembakan dengan peluru tajam bisa dipastikan bukan pasukan TNI dan Polri, ada penumpang gelap," pungkasnya. dikutip RMOL.id. [ogi]






Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00