KPU Bukan Makhluk Sempurna, Tentu Banyak Kekurangan

Politik  SELASA, 21 MEI 2019 , 07:38:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

KPU Bukan Makhluk Sempurna, Tentu Banyak Kekurangan

Arief Budiman/Net

RMOLBengkulu. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengakui banyaknya kekurangan yang dilakukan pihaknya sebagai penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019.

Itu diungkapnya saat menggelar jumpa pers dinihari tadi, Selasa (21/5) di Gedung KPU.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas banyaknya kekurangan tersebut.

"KPU bukan makhluk sempurna, tentu banyak kekurangan-kekurangannya. Atas ketidaksempurnaan, atas segala kekurangan, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," katanya.

Disisi lain, ia memastikan bersama seluruh jajaran Komisioner KPU telah mencurahkan segala kemampuan demi penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas.

"Kami semuanya berupaya melayani Bapak-Ibu semua, dengan segenap tenaga, kemampuan, pikiran, semua kami curahkan, untuk yang terbaik bagi Indonesia," pungkasnya dilansir RMOL.id.

Dalam kesempatan tersebut, KPU RI mengumumkan penetapan hasil perhitungan Pemilu 2019. Hal ini dilakukan setelah proses rekapitulasi di 34 provinsi berhasil dirampungkan, Senin (20/5) malam.

Pada hasil Pilpres, KPU menyebut suara sah nasional mencapai 154.257.601. Dari jumlah tersebut, Paslon 01 Jokowi-Maruf memperoleh 55.50 persen, dan Paslon 02 Prabowo-Sandi memperoleh 45.50 persen.

Sementara itu, suara sah nasional untuk Pileg mencapai 139.971.260. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) keluar sebagai jawara dengan perolehan 19.33 persen. [tmc]




Komentar Pembaca