Tolak Banjir, Warga "Serbu" Developer Kompleks Perumahan

Daerah  JUM'AT, 17 MEI 2019 , 03:22:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Tolak Banjir, Warga

Lurah Bentiring, Yuliarti/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Trauma banjir, puluhan warga kompleks Perumahan Ejuka Residence mendatangi rumah developer di depan Polsek Muara Bangkahulu, tepatnya di jalan Dharma Wanita, Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kamis (16/5) malam.

Kedatangan mereka untuk menagih janji yang diutarakan developer. Dimana tempat yang mereka huni itu akan dibangun drainase untuk menghindari banjir.

Hanya saja, hingga saat ini drainase itu belum juga dipasang sejak dibangun. Sehingga, membuat sejumlah penghuni naik pitam.

"Kita menuntut drainase, karena perumahan Ejuka tidak memiliki drainase keluar dari perumahan Ejuka sendiri, yang ada drainase pintu air menumpang dikebun warga sekitar, perjanjian sebelumnya bebas banjir, ada drainase sendiri, ada air bersih, serta jalan mulus," kata Eka salah satu penghuni perumahan Ejuka.

Disisi lain, Eka juga menambahkan terkait administrasi yang dilakukan developer Perumahan Ejuka yang dinilai ada kejangalan.

"Malahan didalam tadi ada kabar surat serah terima perumahan dari pemerintah belum diterima, mengambang surat kita, berarti ilegal perumahan kami ini, jika tuntutan tidak dipenuhi kami akan seperti ini lagi, lebih banyak datangkan warga," ujarnya pada wartawan.

Pantauan RMOLBengkulu di lapangan, kedatangan warga ini disambut pihak developer, dan melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan warga, didampingi Lurah Kelurahan Bentiring, serta pihak kepolisian .

Namun Lurah Bentiring, Yuliarti masih enggan berspekulasi lebih jauh terkait hasil mediasinya bersama developer Perumaham Ejuka serta perwakilan warga, dikatakannya bahwa akan digelar lagi mediasi pada Rabu (22/5) mendatang. Termasuk akan mengundang instansi terkait.

"Solusi belum ada, nanti akan kita sampaikan lagi di mediasi tingkat kelurahan, warga Rjuka dan unsur-unsur terkait seperti PUPR, Perizinan, DLH, camat serta lurah lurah akan kita undang, disana nanti akan jelas," kata Yuliarti. [tmc]

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan