Dukcapil Gerak Cepat Cetak Adminduk Korban Bencana Banjir

Daerah  RABU, 15 MEI 2019 , 16:56:00 WIB | LAPORAN: YOGI APRIZAL SUPRIANTO

Dukcapil Gerak Cepat Cetak Adminduk Korban Bencana Banjir

Kadis Dukcapil Benteng, Ayatul Muktadin saat menyalurkan Adminduk

RMOLBengkulu. Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini terus bergerak cepat mencetak ulang administrasi kependudukan (Adminduk) warga terdampak bencana di daerah itu.

Kadis Dukcapil Benteng, Ayatul Muktadin mengatakan, berdasarkan data yang diambilnya dari kepala desa (kades) Genting kartu keluarga (KK) berjumlah 95 KK, kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) berjumlah 220 KTP-el dan Akta Kelahiran berjumlah 122 lembar.

"KK sudah kami cetak 90 buah, KTP-el juga sudah kami cetak 60 lembar, untuk KK dan KTP-el yang sudah dicetak sudah kami bagikan," kata Kadis Dukcapil, Ayatul Muktadin didampingi sekretaris, Adnan Kasidi dan kabid pelayanan penduduk, Listinawarti, kepada wartawam dikantor Dukcapil Benteng, Rabu (15/5) siang.

Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini menambahkan, pihaknya tidak hanya fokuskan pada warga Genting saja. Namun, turut juga di desa-desa lain yang terdampak.

"Kami bukan hanya di Desa Genting, termasuk juga desa-desa yang terkena bencana di Benteng, kami akan minta data dan akan kami cetak semua mulai dari KK, KTP-el, Akta Kelahiran, Kematian, dan KIA sesuai dengan tupoksi kami," tandasnya.

Disisi lain, ia juga mengatakan untuk dokumen kependudukan korban bencana yang belum dicetak akan segera dituntasan dan langsung diserahkan. [tmc]




Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00