Ketua DPR Ajak Prabowo Subianto Lebih Dewasa Berpolitik

Politik  RABU, 15 MEI 2019 , 14:25:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Ketua DPR Ajak Prabowo Subianto Lebih Dewasa Berpolitik

Bambang Soesatyo/RMOL

RMOLBengkulu. Ketua DPR Bambang Soesatyo menghimbau Calon Presiden 02 Prabowo Subianto untuk bersikap dewasa dengan membawa berbagai kecurangan Pemilu 2019 yang diklaim ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab jika tidak, maka pemilihan legislatif juga harus diulang.

Bamsoet sapaan akrabnya mengatakan, sebenarnya semua warga negara berhak menyampaikan berbagai dugaan kecurangan pemilu, baik itu pilpres ataupun pileg. Namun, sebaiknya itu disampaikan melalui jalur yang sudah disediakan konstitusi.

"Negara sudah menyiapkan saluran-salurannya untuk menyampaikan dugaan adanya kecurangan tersebut secara legal atau official," kata politisi Golkar itu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/5).

Saluran yang dimaksud Bamsoet adalah MK. Makanya, kubu 02 harus menyiapkan bukti kuat untuk memenangkan sengketa pemilu nanti.

"Saya sarankan kepada pihak-pihak yang merasa hasil pemilu ini kurang memuaskan, ada salurannya yaitu di pengadilan Mahkamah Konstitusi," tekannya.

Pasalnya, salah satu konsekuensi dari tidak diakuinya hasil Pemilu 2019 adalah tidak diakuinya pula hasil pileg. Sementara partai-partai pengusung kedua pasangan calon sudah melakukan pencapaian yang maksimal.

"Pertanyaannya adalah, apakah dengan demikian nanti harus diadakan pemilu ulang? Apakah caleg-caleg mereka, kita semua, yang sudah berdarah-darah kemarin ingin mengulang lagi? Kan itu pertanyaannya. Karena itu suatu paket, atau kesatuan pileg dan pilpres yang diadakan langsung dalam satu hari," tekannya.

"Jadi marilah kita lebih dewasa dalam berpolitik, kalau kita memiliki bukti-bukti yang sah adanya kecurangan, ada saluran yang disiapkan oleh negara yaitu MK," pungkas Bamsoet menambahkan.

urukampanye BPN Prabowo-Sandi, Muhammad Syafii sebelumnya mengungkapkan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi hanya menolak hasil pilpres yang digelar serentak dengan pileg pada tahun 2019.

"Kalau di pileg itu saya kira ada kecurangan tapi bukan pemilu curang. Tapi kalau untuk pilpres itu memang pemilu curang. Dan saya kira sangat naif kalau ada yang mengatakan pemilu ini sudah berjalan dengan jurdil. Saya kira itu sangat naif," pungkas anggota DPR Fraksi Gerindra itu.

Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik dalam simposioum kecurangan pilpres di Hotel Grand Sahid Jakarta, Selasa kemarin (14/5).

Pidato Ketua Umum Partai Gerindra itu berisi ajakan kepada pendukung dan relawan 02 untuk menolak hasil pilpres yang dinilai banyak terjadi kecurangan. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09