Usut Penyebab Peserta Aksi Damai Bawaslu Keracunan

Politik  MINGGU, 12 MEI 2019 , 08:15:00 WIB | LAPORAN: OGI MANSYAH

Usut Penyebab Peserta Aksi Damai Bawaslu Keracunan

Syafti Hidayat/net

RMOLBengkulu. Pihak kepolisian didesak untuk segera mengusut kasus keracunan yang dialami belasan demonstran usai berunjuk rasa di gedung Bawaslu, Jumay (10/5) kemarin.

Ketua Umum Benteng Prabowo, Syafti Hidayat ingin agar aktor intelektual yang menyebabkan demonstran secara serentak keracunan harus diseret ke meja hijau.

Dalam hal ini, mereka diduga mengalami keracunan setelah memakan takjil yang diberi seorang wanita tidak dikenal saat berbuka puasa usai demo.

"Polisi harus usut tuntas atas tragedi keracunan massal yang menimpa belasan peserta aksi demo di Bawaslu," desak Syafti saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/5).

Hal itu, menurutnya, perlu dilakukan agar terungkap siapa aktor intelektual yang ingin membungkam aksi rakyat dalam membongkar dugaan kejahatan pemilu dan pilpres.

"Pelaku penebar racun dalam aksi itu harus diseret ke pengadilan," tegasnya.

Lebih lanjut, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) ini menilai peristiwa tersebut mengingatkan pada tragedi kematian massal lebih dari 500 petugas pemilu. Sebab, menurut dia, bukan tidak mungkin mereka juga meninggal setelah diracun.

"Yang sampai sekarang belum terungkap penyebabnya. Tidak tertutup kemungkinan aktor intelektual dilakukan oleh kelompok yang sama yang ingin membungkam demokrasi dan kedaulatan rakyat," pungkasnya. dikutip Kantor Berita Politik RMOL. [ogi]




Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

Merah Putih Dikibarkan Di Beijing

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 07:37:00