Tokoh Pemuda Sepakat Pertambang Di Bengkulu Ditutup

Daerah  KAMIS, 09 MEI 2019 , 20:39:00 WIB | LAPORAN: TRI YULIANTI IMRAN

Tokoh Pemuda Sepakat Pertambang Di Bengkulu Ditutup

RMOLBengkulu

RMOLBengkulu.  Elemen aktivis mahasiswa dan pemuda Bengkulu setuju dan sepakat dengan diskusi yang digelar SMSI bersama dengan Kanopi mengenai bencana dan tambang serta penyebab-penyebabnya yang terjadi.

Selaku tokoh pemuda Bengkulu, Kasrul Pardede menyatakan sikap bahwa dirinya tidak menginginkan adanya tambang di Provinsi Bengkulu.

"Melalui diskusi ini, kita dari kita sangat mendukung pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini Gubernur Bengkulu untuk segera  menindaklanjuti secara tegas tambang-tambang yang bermasalah di Provinsi Bengkulu," kata Kasrul.

Baca : Aktivitas Pertambangan Batu Bara Berkontribusi Besar Terhadap Dampak Bencana Banjir

Ia juga mengemukakan bahwa tidak ada lagi toleransi-toleransi terhadap tambang-tambang yang  jelas-jelas melakukan perusakan lingkungan  dan ini sangat berbahaya jika pemerintah Provinsi Bengkulu tidak mengambil sikap yang tegas.

"Melihat beberapa kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu yang hampir rata di Provinsi Bengkulu dan itu kita yakini salah satu bentuk ataupun dampak dari pertambangan," sambungnya.

"Oleh karena itu, kita dari elemen aktivis mahasiswa akan terus menyuarakan kerusakan-kerusakan lingkungan tersebut  dan melakukan pergerakan-pergerakan perlawanan. Bila perlu kami akan melakukan tim-tim investigasi untuk sama-sama memback-up pemerintah dalam menindak tegas tambang-tambang yang jelas-jelas merusak lingkungan," tutup Kasrul.

Diketahui, Diskusi yang dilanjuti dengan buka bersama ini  dihadiri oleh kalangan mahasiswa, masyarakat serta para pemilik media di Provinsi Bengkulu yang terganbung dalam Serikat Media Siber Indonesia. [ogi]

Komentar Pembaca
Selama Karhutla Masih Ada, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11