Peta Kandidat Pilbup Mulai Kencang, Ini Daftarnya

Daerah  KAMIS, 09 MEI 2019 , 18:00:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Peta Kandidat Pilbup Mulai Kencang, Ini Daftarnya

Ilustrasi/Net

RMOLBengkulu. Kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Lebong rencananya akan digelar tahun 2020 mendatang. Rencana itu menyusul keluarnya surat edaran KPU RI nomor 408/PP.01.3-SD/01/KPU/III/2019 perihal Penyusunan Perencanaan dan Penganggaran Pemilihan Tahun 2020.

Meskipun perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) baru akan berlangsung tahun depan, tapi tak ada salahnya memetakan siapa para calon yang berpotensi maju Pilbup mendatang.

Adapun sejumlah nama yang dikantongi RMOLBengkulu di lapangan kerap dibincangkan masyarakat bakal maju pada Pilbup mendatang. Diantaranya, Teguh Raharjo Eko Purwoto, Kopli Ansori, Wawan Fernandez, Armansyah, Asman Mai Dolan, Guntur, dan Roby Wijaya.

Teguh Raharjo Eko Purwoto

Siapa yang tak kenal dengan sosok Teguh Raharjo Eko Purwoto. Pria yang masih menjabat Ketua DPRD Lebong Periode 2014-2019 ini bukan pendatang baru dalam pertarungan pilkada kali ini.

Sebut saja ia sudah berturut-turut berperan penting menjadi ketua tim pemenangan dalam menyosong Rosjonsyah sebagai Bupati Lebong.

Puncaknya, Ketua DPD NasDem Lebong ini dipercayakan sebagai Ketua DPRD Lebong periode 2014-2019. Teranyar, pada pemilu tahun 2019 ini ia berhasil memperoleh suara terbanyak dari seluruh Caleg di Kabupaten Lebong berdasarkan data DB1-DPRD Kabupaten/Kota.

Perolehan 4 kursi bukan prestasi kebetulan pada pemilu tahun 2019 ini. Mengingat Pemilu sebelumnya NasDem hanya memiliki 3 kursi DPRD Lebong.

Pria yang berlatar belakang pengusaha ini diyakini memiliki segudang jaringan. Sebab, tugas ia jalani dalam lima tahun terakhir sebagai Ketua DPRD Lebong.

Tentu bermodal pengalaman di dunia politik ini kader Surya Paloh ini dipastikan kandidat kuat maju Pilbup Lebong pada tahun 2020 mendatang.

Kopli Ansori

Kopli Ansori tentu semua masyarakat juga kenal dengan sosok yang murah senyum ini. Puncaknya, pada Pilbup 9 Desember 2015 silam. Ia pernah mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Lebong namun gagal setelah disalip Rosjonsyah.

Meski sempat gagal menjadi Bupati,  namun tak mengurung semangat pria yang belatar belakang pengusaha ini untuk mundur dari dunia politik.

Dalam perjalanannya, Kopli berhasil mengirim empat wakilnya untuk duduk di DPRD Lebong. Meskipun sebelumnya sempat puasa dari dunia pemerintahan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Disisi lain, walaupun akan keluar sebagai partai pemenang pada Pemilu tahun 2019 ini, pesaingnya NasDem tidak bisa dianggap sepele.

Sebab, partai PAN dan NasDem sama-sama akan mengantongi empat kursi di DPRD Lebong. Terlebih lagi, perolehan suara kedua partai ini hanya berbeda tipis. Nama kopli memang santer terdengar bakal maju pada Pilbup 2020 mendatang.

Wawan Fernandez

Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Wawan Fernandez turut juga masuk bursa kandidat kuat dalam Pilbup 2020 mendatang. Adik dari Rio Capella ini dipastikan akan melenggang di Pilbup mendatang.

Magister hukum ini dikenal tegas dalam bertindak. Bahkan, salah satu sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Wawan mengungkapkan niatnya untuk berkiprah di Kabupaten kelahirannya.

Pria kelahiran Semelako Atas, 1 Januari 1980 silam itu, sukses meniti kariernya di dunia politik hingga sekarang berkat dukungan orang tua dan keluarga, kerabat dan tentunya berkat perjuangan dan doanya. Ramah, santun, tapi juga tegas, lugas dan bijaksana.

Meski tak sepopuler kakaknya Rio Capella, Wawan juga masih pantas diperhitungkan. Nama besar Rio Capella tentu masih menjadi salah satu modalnya untuk meraih dukungan pemilih di Lebong.

Hanya saja, jika ingin maju ia harus bergerilya mencari dukungan parpol untuk maju di hajatan lima tahunan mendatang. Pasalnya, ia belum tercatat sebagai kader dari Parpol manapun.

Armansyah

Sosok yang satu ini tak kalah piawainya berpolitik. Pernah duduk dan menjadi Ketua DPRD Lebong periode 2004-2009. Pemilik hotel pangeran ini terbukti dua kali jadi wakil rakyat. Satu periode ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Rejang Lebong-Lebong.

Hanya saja, jika ingin kembali berlabuh di dunia politik tingkat Kabupaten ia harus berhadapan langsung dengan kader sesama partainya, yakni Kopli Ansori.

Armansyah memang perlu berjuang keras agar mampu menjadi Kandidat kuat pada Pilbup mendatang. Pasalnya, ia pernah gagal menjadi calon wakil Bupati kala itu dipasangkan dengan Nasirwan Toha. Setidaknya, pengalamannya belakangan ini ia diprediksi kandidat kuat maju Pilbup mendatang.

Guntur

Nama guntur juga berhembus kencang dalam bursa Pilbup nanti. Ia memang terbilang baru jika ingin tergabung dalam dunia politik. Namun, adik ipar Bupati Lebong Rosjonsyah patut diperhitungkan.

Ia cukup populer di lingkungan Pemkab Lebong. Bukan tanpa alasan karena ia saat ini sedang menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong.

Dengan bermodal itu, tentu Ketua Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) Lebong ini harus pintar mengambil hati suara ASN dan seluruh honorer di Kabupaten Lebong.

Disisi lain, ia turut juga harus mengambil hati para petinggi partai untuk meminang dirinya. Sebab, elektabilitas partai PDIP yang juga partai pengusung kakaknya pada pileg kali ini justru menurun drastis lantaran akan kehilangan satu kursi.

Asman Mai Dolan

Dolan sosok pria yang tak kenal lelah dalam merintis kariernya. Dirinya tetap optimis dan tak pernah surut semangatnya dalam menggapai keinginan dan cita-citanya.

Dia mengaku sudah bergelut dunia politik sejak tahun 1999. Puncaknya, ia dipercayakan sebagai Ketua DPRD Lebong periode 2009-2014, bahkan Wakil Ketua DPRD Lebong periode 2014-2019.

Hasil Pemilu 2019 ini akan menambah prestasinya bahwa sudah tiga kali menjadi anggota DPRD Lebong. Bahkan, bukan hal gampang mempertahankan tiga kursi partai Demokrat secara berturut-turut di Kabupaten Lebong.

Ketua DPC Partai Demokrat ini kerap diperbincangkan sebagai kandidat kuat pada Pilbup mendatang.

Roby Wijaya

Nama Roby Wijaya langsung melesak ke permukaan sebagai calon penantang baru di Pilkada mendatang. Namanya memang cukup mengejutkan, namun harus diakui ia sering diperbincangkan sebagai peserta dalam pilkada serentak nanti.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bank Bengkulu Cabang Muara Aman sejak 2015 silam ini cukup dekat sejumlah komunitas di Lebong. Termasuk OPD di lingkungan Pemkab Lebong.

Sebut saja berkat kegiatan ia dorong selama bertugas di Lebong. Terutama seni dan sepak bola.

Walaupun bersih dari Partai Politik. Berkat prestasinya di Bank Bengkulu Muara Aman (BaBe MaMan) tidak menutup kemungkinan menyita perhatian sejumlah parpol untuk meminangnya pada Pilbup mendatang.

Pria kelahiran 7 September 1972  yang murah senyum ini sempat digadang-gadang maju pada Pilbup mendatang. Atas isu itupun, ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang BaBe MaMan kini terpaksa harus pindah tugas menjadi Kadiv Corsec Bank Bengkulu.

Koalisi Parpol Akan Ketat

Meski penetapan resmi ada di tangan KPU, sejumlah perkiraan parpol yang menguasai DPRD Lebong boleh dikatakan hampir akurat. Partai PAN  dipastikan sebagai pemenang dan sukses mengantarkan 4 kadernya di DPRD Lebong.

Begitu juga dengan NasDem yang juga berhasil menambah satu kursi atau mengirim empat wakilnya di DPRD Lebong. Meskipun harus terpaut sedikit dari perolehan suara partai PAN.

Berdasarkan pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten, banyak partai bakal kehilangan kursi di DPRD Lebong.

Diantaranya, Partai PDIP, Golkar, Hanura, PKPI, dan PPP justru akan kehilangan sejumlah kursi di Pileg 2019 ini.

Di periode sebelumnya, PDIP dan Golkar mengantongi 3 satu kursi alias menempatkan perwakilannya tiap dapil. Namun, pada pileg kali ini kedua partai ini akan kehilangan masing-masing satu kursi.

Sebut saja kepala daerah setempat sebagai kader PDIP, namun partai berlambang banteng harus merelakan kursinya di Dapil II. Sementara Golkar kehilangan kursi di Dapil III.

Nasib serupa juga dialami Hanura. Partai peraih tiga kursi di periode 2014-2019 itu kini hanya mendudukkan satu legislatornya di DPRD alias hanya mengantongi satu kursi di Dapil satu.

Partai PPP dan PKPI juga gagal mengamankan kursinya. Kedua partai itu gagal mengirim wakilnya di DPRD Lebong periode 2019-2024.

Berbeda sebelumnya PPP berhasil menduduki wakilnya di Dapil I dan III. Begitu pula dengan partai PKPI mengantongi kursi di Dapil II dan I.

Sementara Demokrat dan PKB tetap bertahan dengan mengamankan tiga kursinya di tiap Dapil. selain PAN, Partai Perindo yang sebelumnya tidak memiliki kursi, kini sebagai pendatang baru di lembaga legislatif telah mengamankan kursi tiap Dapil.

Kondisi ini tentu, tidak menutup kemungkinan koalisi parpol akan cukup ketat. Tentunya, bagi pendatang baru di legislatif Lebong seperti Partai Perindo dan PAN yang akan mengirim masing-masing kader.

NasDem dan PKB yang dikabarkan akan menduduki unsur pimpinan tentunya tidak akan kalah fokus turut juga mengirim kadernya pada Pilbup mendatang. Termasuk Partai PPP dan PKPI walaupun tidak akan memiliki wakilnya di DPRD Lebong namun mereka lebih leluasa fokus untuk menjadi partai koalisi pada Pilbup mendatang. [tmc]



Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan