Sebelum Hilang Diseret Arus Sungai, Tangan Korban Sempat Dipegang

Daerah  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 19:54:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Sebelum Hilang Diseret Arus Sungai, Tangan Korban Sempat Dipegang

Petugas Saat Menurunkan Perahu Mencari Korban/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Naas bagi Gatra (4), bocah laki - laki asal Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko, dinyatakan hilang setelah terseret arus Sungai Ketahun di Desa Talang Bunut, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Jum'at (19/4).

Kejadian naas menimpa Gatra ini, ketika korban bersama neneknya Sri (45) beserta kakak korban bernama Titin (10) dan Tasya (6) warga Desa Talang Bunut Kecamatan Amen sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban bersama ketiga keluarganya itu main-main di tepi sungai saat kondisi Sungai sedang besar dan hujan. Dari lokasi kejadian, sang nenek saat itu masuk ke dalam rumah guna mengganti pakaian.

Namun, selang beberapa menit sang nenek didatangi Titin guna memberitahukan bahwa Gatra dan Tasya hanyut dibawa arus sungai. Mendapati hal itu, sang nenek kemudian langsung menyisir ke lokasi dan berusaha menolong Gatra dan Tasya.

Hanya saja, di lokasi hanya Tasya yang bisa diselamatkan sang nenek. Sedangkan, Gatra tangannya sempat dipegang sang nenek kemudian terlepas. Itupun, karena arus sungai yang begitu deras.

"Nenek korban kembali ke tepi sungai untuk memberitahu warga bahwa cucunya hilang diseret arus sungai," ujar Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra kepada RMOLBengkulu, Jum'at (19/4).

Dia juga menjelaskan, petugas kepolisian yang mengetahui informasi itu langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mencari korban.

Lebih jauh, ia mengaku korban belum ditemukan. Bahkan, pencarian bersama tim gabungan ditunda hingga Sabtu (20/4) besok. Sebab, situasi di lokasi gelap sekalipun dapat membahayakan tim gabungan.

"Upaya pencarian korban tenggelam hari ini dihentikan terlebih dahulu dan akan dilanjutkan pada besok pagi," demikian Andree. [tmc]



Komentar Pembaca