Warga Kembali "Mesoa Caci" Pasca Pemilu 2019

Nusantara  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 11:40:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Warga Kembali

Warga Saat Melakukan Aktivitas Ngerek/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Sempat sebelumnya keluar edaran untuk tidak melakukan aktivitas ngerek (panen raya) padi pada tanggal 17 April 2019. Kini, warga di Kabupaten Lebong kembali melakukan aktivitas ngerek demi "mesoa caci" alias memenuhi kebutuhan sehari - hari.

Pantauan RMOLBengkulu, sejumlah warga sudah terlihat, aktivitas lalu lalang dan bekerja seperti biasanya mulai dilakukan setelah sebelumnya ditunda karena menggunakan hak suaranya dalam pemilu 2019.

"Alhamdulillah saya sudah selesai. Aktivitas lancar saja dan tak ada kekawatiran lagi untuk lakukan ngerek," kata Yon salah satu petani di wilayah Kecamatan Bingin Kuning kepada RMOLBengkulu, Kamis (18/4) siang.

Baginya, aktivitas ngerek ini tidak bisa ditunda lantaran hanya terjadi semusim dalam setahun. Apalagi, pertanian merupakan penghasilan bagi dirinya dan keluarga.

"Sayang kalau dilewatkan pak. Aktivitas ngerek ini kan penghasilan kami salah satunya," sambungnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong mengeluarkan surat edaran dengan nomor :130/444/B.1/IV/2019 tentang Penggunaan Hak Suara Pada Pemilu tanggal 17 April 2019.

Ada tiga point yang dijelaskan dalam edaran tersebut, yakni pertama mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada pemilu tanggal 17 April 2019.

Kedua, memberitahukan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas ngerek (panen raya) padi pada tanggal 17 April 2019. Terakhir, mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana aman dan kondusif selama penyelenggaraan pemilu tahun 2019. [tmc]






Komentar Pembaca