Pemkab Tunggu Usulan Pembebasan Tujuh Wilayah Dari Hutan Lindung

Daerah  MINGGU, 14 APRIL 2019 , 02:06:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Pemkab Tunggu Usulan Pembebasan Tujuh Wilayah Dari Hutan Lindung

Bappeda Saat Rapat Pembahasan Hutan Lindung/RMOLBengkulu

RMOLBengkulu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong masih menunggu usulan tujuh Kelurahan/Desa di Kabupaten Lebong untuk keluar dari kawasan hutan lindung. Agar masyarakat bisa kuasai tanah di daerah itu.

Ketujuh wilayah itu, diantaranya Desa Bioa Sengok dan Kelurahan Rimbo Pengadang Kecamatan Rimbo Pengadang. Kemudian, Desa Mangkurajo, Kelurahan Tes, Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan, serta Desa Semelako dan Desa Danau Liang Kecamatan Lebong Tengah.

Kepala Bappeda Lebong, Eddy Ramlan melalui Kabid Litbang, Astrid Bungai Diwo mengatakan, usulan itu ditunggu paling lambat 12 Mei mendatang ke Bagian Pemerintahan Setda Lebong.

Itupun, sebagaimana hasil rapat pihaknya dengan Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XX Bandar Lampung dan Pemprov Bengkulu, belum lama ini.

"Jadi, kalau ada di wilayah itu sudah dibangun rumah, perkebunan/pertanian, ataupun pembangunan infrastruktur, bisa diajukan untuk keluar dari kawasan hutan lindung," kata Astrid kepada RMOLBengkulu, Sabtu (13/4) kemarin.

Dia menjelaskan, luasan hutan lindung di tujuh wilayah itu belum bisa ditotalkan. Sebab, nantinya akan dilakukan verifikasi untuk selanjutnya dikeluarkan SK terbaru dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XX Bandar Lampung.

"Yang jelas kawasan itu masuk hutan lindung. Tapi, bagi mereka yang sudah terlanjur menggarap wilayah itu diberi kesempatan bebas dari dari hutan lindung," tambah Astrid.

Pentingnya usulan itu, kata Astrid, menguntungkan warga maupun aparatur pemerintah setempat. Terutama soal legalitas kepemilikkan lahan itu sendiri.

"Setelah diusulkan nanti akan dilakukan verifikasi tim di dilapangan untuk selanjutnya sebagai bahan penertiban SK terbaru kawasan hutan lindung," demikian Astrid. [tmc]



Komentar Pembaca