Bagi Novel Petisi Penyidik KPK Adalah Teror Yang Harus Dihentikan

Hukum  JUM'AT, 12 APRIL 2019 , 07:15:00 WIB | LAPORAN: ALEXANDER

Bagi Novel Petisi Penyidik KPK Adalah Teror Yang Harus Dihentikan

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan/Net

RMOLBengkulu. Penyidik Senior KPK Novel Baswedan, angkat bicara terkait adanya petisi yang dilayangkan dari sekitar 114 penyidik dan penyelidik KPK.

Sedianya, kata Novel, hal itu merupakan hambatan-hamabatan yang terjadi di internal KPK.  

"Memang benar di KPK petisi yang dibuat terkait adanya hambatan-hambatan yang terjadi. Tentunya akan lebih tepat dari wadah pegawai yang menyampaikan. Saya kira itu saja," kata Novel kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Kamis (11/4).

Lebih jauh, ia enggan menyebutkan bahwa itu bukan merupakan gejolak di internal KPK. Baginya, itu merupakan teror yang harus dihentikan.

"Saya kira, petisi itu bukan gejolak, tapi bagian dari teror-teror yang harus diberhentikan," tegasnya.

Disisi lain, Novel menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di internal KPK dipastikan bukan merupakan gejolak seperti tarik-menarik kepentingan. Sebab, lanjut dia, KPK tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

"Saya kira tuduhan itu tidak benar. Kita tahu di KPK bekerja dengan pola yang saling mengontrol, mengawasi, tidak ada satu bidang kerja yang membawahi semua pekerjaan. Masing-masing pekerjaan dibagi di bidang direktorat dan lain-lain," demikian Novel dilansir Kantor Berita Politik RMOL. [tmc]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00