Ketua DPRD RL Berkomentar Soal Pengawasan WNA

Daerah  RABU, 10 APRIL 2019 , 18:53:00 WIB | LAPORAN: RIZKI MARDANI

Ketua DPRD RL Berkomentar Soal Pengawasan WNA

M Ali

RMOLBengkulu. Ketua DPRD Rejang Lebong, M.Ali meminta kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap Warga Negara Asing (WNA) diwilayah itu.

Hal tersebut menyusul adanya tiga WNA asal Negara Jepang yang melakukan aktivitas ilegal berupa penelitian serangga tanpa izin di wilayah Dusun Air Nipis Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya, Selasa (9/4) kemarin.

"Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Kesbangpol diharapkan lebih meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap WNA yang keluar masuk Rejang Lebong," harap M. Ali dikonfirmasi RMOLBengkulu, Rabu (10/4).

Keberadaan WNA di Kabupaten Rejang Lebong menurut dia harus terus dipantau apapun kegiatannya, termasuk pemantauan terhadap tenaga kerja asing, salah satu caranya dengan mewajibkan WNA untuk melapor ketika keluar masuk Rejang Lebong.

Menurut dia, hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan atau merugikan Rejang Lebong.

Disisi lain, dirinya sangat menyangkan pengawasan yang dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rejang Lebong  terhadap WNA, karena Pemkab Rejang Lebong telah kecolongan terhadap aktifitas WNA diwilayah itu untuk kesekian kalinya.

"Kita sayangkan atas kasus ini, karena kenapa kita sampai kecolongan hingga beberapa kali, untuk itu pengawasan harus ditingkatkan," harapnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Rejang Lebong, Zulkarnain menegaskan, jika penelitian yang dilakukan terhadap tiga WNA asal Jepang kemarin memang tidak memiliki izin.

"Kegiatan mereka memang tidak ada izin dari Rejang Lebong, apapun kegiatannya harus ada izin, jangankan orang asing, mahasiswa yang melakukan penelitian pun harus ada izin," ujarnya. [nat]




Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19